Home » , » Drama dengan Judul "RATAPAN ANAK KANDUNG"

Drama dengan Judul "RATAPAN ANAK KANDUNG"

Written By Ahmad Romadhon on Selasa, 24 Mei 2011 | 21.44.00

Drama dengan Judul "RATAPAN ANAK KANDUNG"
Drama
Hari ini saya baru saja mempertunjukkan sebuah drama bersama teman - teman saya di MAN 6 JAKARTA dengan judul dramanya "RATAPAN ANAK KANDUNG" dan langsung saya posting di blog saya ini . Hmmmm... meskipun dramanya berjalan dengan sukses kayanya ada yang kurang . Mungkin gara - gara saya belum hapal benar teks dramanya tadi hehehe... maklum grogi gitu ...

Naskah Drama ini dibuat oleh ROSIANA SRI SANJAYA , dikit - dikit saya cek lagi naskahnya biar benar - benar bagus . Drama yang diperankan 6 orang ini menurut saya menarik sekali . Karena konfliknya lahir batin plus fisik hehehehe...

Ini daftar para pemain "RATAPAN ANAK KANDUNG" Anak 11 IPA 2 , MAN 6 JAKARTA :
  1. Fatimah diperankan oleh Andryani
  2. Bu Siska diperankan oleh Megawati
  3. Bu Nyai diperankan oleh Rosiana
  4. Pak Kyai diperankan oleh Romadhon ( romadhon_byar )
  5. ini saya
  6. Jidan diperankan oleh Sigit
  7. Pak Yohanes diperankan oleh Zaenudin

Sebenarnya saat pementasan dramanya saya sedikit malu + agak lupa sedikit teks dramanya . Tapi itu semua saya lawan dengan PDnya dan selesai dengan sukses dah...

Nah, ini Naskah Dramanya kalo mau FILE Dramanya dalam Microsoft Word 

saja . Tapi kalo tidak mau ya tidak apa - apa . Selamat membaca Naskahnya ...

PROLOG

Di sebuah desa dikota Solo terdapat sebuah rumah yang dihuni oleh keluarga kecil , yang dimana keluarga kecil itu terdapat seorang ibu yang berusia 44 tahun bernama Bu Siska dan beliau mempunyai seorang anak gadis bernama Fatimah yang berusia 24 tahun . Fatimah adalah seorang gadis yang sholeha serta lembut ucapannya , dia sangat berbakti kepada ibunya , namun ibunya sangat amat membencinya dan dia pun tidak mau mengakui Fatimah sebagai anak kandungnya sendiri . Dengan segala cara dilakukan oleh ibunya agar Fatimah tersiksa lahir bathin .

Ini bermula pada saat Fatimah berumur 5 tahun . Dahulu ibunya sangat menyayanginya tapi kesayangannya terhadap Fatimah pun pudar hanya karena kecelakaan kecil yang membuat ayah Fatimah meninggal saat ayahnya menolong Fatimah yang masuk ke dalam danau . Ayah Fatimah harus meninggalkan Fatimah dan Ibu Siska tuk selamanya , ini yang membuat Ibu Siska tidak menerima kenyataan kalau suami yang di cintainya itu meninggal dunia . Dan mulai sejak itulah Ibu Siska sangat membenci Fatimah .

Tidak jauh dari rumah mereka terdapat pondok pesantren Daarul Qur’an yang dibawah naungan K.H.Muh.Dahlan Ikhsan bersama istrinya yang bernama Hj.Humairoh atau akrab di panggil Ibu Nyai . Keluarga Kyai Dahlan ini sangat disegani di Desa tersebut . Mereka berdua mempunyai seorang putra yang bernama Muhammad Zidan Dahlan atau akrab di panggil Jidan . Ia berusia 28 tahun . Jidan adalah seorang ustad uda yang pintar serta sholeh .

*CERITA DIMULAI PADA SAAT BU NYAI PULANG DARI MENGISI CERAMAH DI MASJID AGUNG AS-SALAM LALU DIA BERTEMU DENGAN FATIMAH*

Fatimah : Assalamualaikum , Bu Nyai ... Baru pulang Bu ??? ( Mencium tangan Bu Nyai ) mereka pun berjalan bersama .
Bu Nyai : Waalaikummusalam , Fatimah ? Kok kamu jam segini baru pulang , biasanya kamu pulang sore?
Fatimah : Iya Bu , Tadi di tempat kerja ada bazar , adi saya lihat – lihat dulu Bu Nyai .
Bu Nyai : Owh... Gitu toh ! Oya Fatimah , besok lusa di pondok ibu ada pengajian , kamu hadir ya???! Sama ibu kamu .
Fatimah : Ehm... Ibu ??? ( Raut muka Fatimah berubah menjadi pucat )
Bu Nyai : Iya , Ibu kamu , Ibu Siska ! Bisa kan ???
Fatimah : Ehmmm... Iya insya Allah Bu Nyai ?!

*SESAMPAINYA DI DEPAN RUMAH FATIMAH*

Fatimah : Saya duluan ya bu ... ayo bu mampir kerumah saya !!?
Bu Nyai : Tidak , Terima Kasih Fatimah , sudah malam . Ya sudah . Assalamualaikum .
Fatimah : Waalaikummusalam...
Fatimah : Tok... tok... tok... Assalamualaikum... Bu! Bu! Aku pulang ... Bu... ( sambil membuka pintu dan masuk )
Ibu Siska : ( Diam tidak menghiraukannya )
Fatimah : Bu ini Fatimah belikan krudung , kebetulan tadi di tempat kerja Fatimah ada yang jual krudung terus Fatimah inget ibu , yaudah Fatimah belikan . Ini warna kesukaan ibu kan??? ( Sambil mengeluarkan krudung dari plastik dan menyondorkan ke depan ibunya )
Ibu Siska : ( mengambil krudung itu lalu membuangnya kelantai ) Dasar anak tidak tahu diri , kamu kira dengan kamu memberikan krudung jelek ini , aku bisa baik kepadamu ... Cuihh..!!! jangan harap aku bisa kau sogok dengan barang – barang murahan ini ya...
Fatimah : ( kaget dan menangis ) Ibu... kenapa ibu buang krudungnya ??? kenapa sih ibu selalu jahat sama aku ??? Apa salah ku Bu...??? Kenapa ibu selalu benci sama aku ??? Kenapa Bu? Kenapa Bu???
Ibu Siska : Kenapa ??? kenapa kamu bilang ??? ha!!! Asal kamu tahu ya anak pembawa sial !!! Gara – gara kamu suami ku meninggal . Kamu anak sial yang telah menyebabkan suami ku meninggal . kalau waktu itu kamu tidak merengek minta di ajak jalan – jalan ke tepi sungai suamiku tidak akan pernah jatuh dan meninggal dan aku tidak pernah merasa kesepian dan sendiri seperti sekarang !!! ( menangis dan marah )
Fatimah : Ibu... Aku mohon ibu mengerti bahwa bukan aku yang menyebabkan ayah meninggal , pada saat itu aku belum mengerti apa – apa bu??!! Dan juga tolong bu jangan sebut aku anak sial ... Bukankah ibu tahu bahwa tidak ada mahkluk yang di ciptakan Allah dengan kesialan dan juga ibu sudah paham kalau jodoh maut dan rezeki Allah yang mengatur !??
Ibu Siska : jangan pernah kamu ceramahi aku anak sial , anak kurang ajar . bagiku kamu tetap penyebab kematian suamiku .
Fatimah : Ibu aku ini anak kandung ibu , tolong sayangi aku buseperti pada umumnya ??! aku juga ingin mendapatkan kasih sayang seorang ibu ( sambil memohon dan mencium kaki ibunya ) tolong maafkan aku bu , tolong bu... tolong dengan apa aku harus menebus semua kesalahan aku bu , tolong bilang bu ???
Ibu Siska : Dengan apa ? Dengan apa kamu bilang ?!!! Apakah kamu bisa menghadirkan suamiku di hadapanku , Ha!!!
Fatimah : Itu mustahil bu ...
Ibu Siska : yaudah kalau begitu kamu harus turuti semua kata – kataku ...
Fatimah : Apa Bu ?!!
Ibu Siska : Kamu harus menikah dengan pak yohanes juragan yang punya penggilingan padi itu .!
Fatimah : Apa bu??? Itu tidak bisa aku lakukan bu, Pak yohanes beda keyakinan dengan kita bu . Bukankah ibu tahu agama kita Islam tidak memperbolehkan kita menikah dengan orang yang berbeda dengan kita . Itu tidak akan pernah aku lakukan bu !!!
Ibu Siska : ( mendorong fatimah ) Memang dasar kamu anak durhaka , anak pembangkang . kalau kamu tidak mau menuruti kata – kata ku jangan harap aku sudi memaafkanmu !!! Pergi kamu sekarang dari rumah ku anak durhaka , anak sial !!! pergi ! pergi cepat!
Fa timah : ( sambil sujud memegangi kaki ibunya ) Ampun bu , ampun tolong jangan usir aku bu , tolong bu ,tolong . jika ibu mengusir ku aku mau tinggal dimana , aku tidak punya siapa – siapa selain ibu .
Ibu Siska : Aku tidak peduli kau harus tinggal dimana , pergi kau , pergi sekarang juga dari rumahku , pergi !!!

*AKHIRNYA FATIMAH PERGI MEMBAWA BEBERAPA BARANG – BARANGNYA , DAN MENUJU KE RUMAH KYAI M.DAHLAN PEMILIK PONDIK PESANTREN DAARUL QUR’AN*

Fatimah : Assalamualaikum ... Pak Kyai , Bu Nyai . tolong buka pintunya . Pak kyai , Bu Nyai tolong buka pintuya .
Bu Nyai : ( membuka pintu ) Astagfirullah hal Adzim !!! Fatimah ada apa na , kenapa kamu malam – malam kesini bawa barang – barang banyak pula mau kemana kamu na...???
Fatimah : ( menangisnya tambah menjadi jadi )
Bu Nyai : ( Bingung ) Pa ... pa kesini cepet pa , cepet pa...!!!
Pak kyai : Ada apa bu...??? malem – malem begini teriak – teriak .
Bu Nyai : Ini loh pa Fatimah.
Pak Kyai : Astagfirullahhaladzim... Fatimah !!! ada apa na ...??? ayo cepat bu ajak dia masuk .
Bu Nyai : Iya pa , Ayo Fatimah kita masuk dulu , kamu tenangkan pikiranmu dulu , nanti kalau kamu sudah lebih tenang baru ceritakan kepada kami .

* AKHIRNYA MEREKA MASUK *

Bu Nyai : ( menyediakan air putih ) ayo Fatimah diminum airnya . setelah kamu agak tenang ceritakan kepada kami . barang kali kami dapat membantu .
Pak Kyai : Ayo na Fatimah ceritakan pada kami .
Fatimah : Aku di usir oleh ibu . pak kyai , Bu nyai .
Bu Nyai : Memang ada apa kamu sampai diusir Fatimah ???
Fatimah : Semenjak ayah meninggal , ibu jadi membenci aku , beliau mengira akulah penyebab meninggalnya ayah dan tadi ibu menyuruh aku menikah dengan pak yohanes yang beragama kristen . Dan aku menolaknya . karena itu tidak mungkin aku dilakukan . lalu ibu mengusir aku .
Bu Nyai : Astagfirullah , Tega sekali ibu Fatimah ?!

* TIBA – TIBA PEMBICARAAN MEREKA TERPOTONG *

Jidan : Assalamualaikum , Bu, pa ... ini jidan pulang
Pak kyai : Waalikumsalam ( membukakan pintu )
Bu Nyai : Gimana tadi acaranya , Jidan ??? Lancar ???
Jidan : Alhamdulillah bu , lancar... Tadi Pak Badrun ( Bapak Kades ) mengundang saya untuk mengisi acara di rumahnya , beliau bilang anaknya yang bernama zahra mau walimahan bu...
Bu Nyai : Masya Allah , neng zahra mau walimahan Jidan ??? ( kecewa ) Padahal ibu inginkan dia untuk bisa menjadi menantu ibu . Lagi pula kenapa kamu tunda – tunda untuk meminangnya Jidan . coba lihat sekarang , kamu terlambatkan ???
Pak kyai : Sudah ,sudah toh bu tidak baik menyesalkan yang sudah terjadi . Jodoh itu kan Allah yang menentukan .
Jidan : iya bener bu , apa yang dikatakan bapak , insya Allah nanti Jidan akan mendapatkan yang lebih baik , Amin.
Bu Nyai : Tapi kapan jidan ??? Kamu ini sudah cukup umur dan juga bapak dan ibu semakin lama akan semakin rntan .
Jidan : ya Insya Allah Jidan akan berusaha secepatnya mendapatkan jodoh .
Pak Kyai : Sudah jangan membahas masalah ini lagi .Nah , Jidan ini Fatimah Putrinya bu Siska.
Jidan : ( memandang kearah Fatimah sambil tersenyum seraya mentafakurkan lengan di dada ) Assalamualaikum , saya Jidan Putranya pak kyai dan Bu Nyai .
Fatimah : ( tersenyum dan mentafakurkan tangan di dada ) waalaikumsalam . Saya fatimah , senang berkenalan dengan Ka jidan .
Jidan : Kamu mau menginap disini ???
Bu Nyai : Iya Jidan , Fatimah mau tinggal sementara di pondok , dan mungkin Fatimah bisa membantu mengajarkan para santri disini .
Pak kyai : Yasudah , sekarang sudah larut malam sebaiknya kita istirahat dulu besok baru kita lanjutkan pembicaraannya lagi dan Fatimah bisa menempati kamar tamu yang ada di lantai 2 .
Fatimah : Ehm... Iya makasih Pak kyai .

*KEESOKKAN PAGINYA*

Pak yohanes : Tok ... Tok ... Tok ... !!! Bu Siska , bu Siska , Permisi ...
Bu Siska : Ooo... pak yohanes toh , tumben pagi – pagi sudah datang ??? Ada apa ya???
Pak yohanes : Kebetulan lagi lewat depan rumah ibu , jadi sekalian mampir ... ngomong – ngomong Kok sepi banget ya , Fatimahnya mana bu ???
Bu Siska : Fatimah kabur pak... !
Pak yohanes : ha...ha...ha... , ya tidak mungkin lah bu! Wong tadi saya lihat Fatimah di rumah Pak kyai Dahlan .
Bu Siska : Apa ... Dirumah pak kyai dahlan ??? Huh dasar kyai tidak benar , masa anak orang di umpetin . Ayo pak yohanes , ikut saya ke rumah kyai Dahlan ! ( marah )

*DIRUMAH KYAI DAHLAN*
*FATIMAH DAN JIDAN SEDANG NGOBROL – NGOBROL SAMBIL MINUM TEH*

Jidan : Ngomong – ngomong Fatimah kamu usianya berapa??? Apa kamu masih kuliah ???
Fatimah : Usia saya 24 tahun ka , Alhamdulillah saya sudah seleai kuliah , kebetulan sewaktu kuliah saya mengambil jurusan perbankan syariah sekarang saya bekerja di bank swasta . Kakak sendiri dimana ? kenapa sebelumnya saya tidak pernah kenal kakak ya??? Padahal saya sudah 5 tahun tinggal disini dan mengenal Bu Nyai dan Pak Kyai dahlan .
Jidan : Owh ... kebetualan saya semenjak lulus dari MI bapak menyuruh saya untuk melanjutkan ke pesantren tempat paman saya kyai Ihatif , sampai kuliah pun disana ya kira – kira 10 tahun saya berada disana . saya hanya pulang 1 tahun sekali kesini . Sekarang saya sudah mengajar di ponpes tmpat paman saya .
Fatimah : Owh ... Tapi... ( tiba – tiba pembicaraan Fatimah terpotong )
Bu Siska : Fatmah !!! Ayo cepat ikut ibu !!! ( sambil menarik paksa )
Fatimah : Tapi bu ... Fatimah tidak mau pulang jika ibu terus memaksa Fatimah menikah dengan pak yohanes .
Jidan : Bu Siska tolong jangan kasar sama Fatimah !!!
Bu Siska : Diam Kamu !!! tidak usah ikut campur urusan keluarga saya .
Bu Nyai : ( keluar terburu – buru ) ada apa jidan ??? ( kaget ) masya Allah , Bu Siska , Ada apa bu ??? Kanapa fatimah di tarik – tarik .
Bu Siska : sudahlah Bu Nyai tidak usah mengurusin masalah keluarga kami . Bu Nyai dan keluarga seharusnya menjadi panutan di kampung ini bukan ... Malah menjadi orang yang suka menyembunyikan anak gadis orang .
Pak yohanes : iya benar Bu Nyai , tindakan ibu sekeluarga bisa kami laporkan ke polisi atas dasar penculikan .
Jidan : Maaf pak yohanes dan ibu Siska . Keluarga kami tidak pernah menculik atau menyembunyikan anak bu Siska .!!! kami hanya ingin membantu Fatimah .
Pak yohanes : Sudahlah , Anak muda tidak perlu membela keluarga kamu yang salah .
Pak Kyai : ( baru pulang mengajar ) Assalamualaikum ...
Bu Nyai , Jidan , Fatimah : Waalaikumsalam .
Pak Kyai : Ouh lagi ada tamu toh , kenapa tidak di persilakan masuk bu ?! Pak yohanes , Bu Siska silakan masuk ?!
Bu Siska : Tidak perlu pa kyai , saya kesini hanya ingin membawa pulang Fatimah .
Fatimah : Maaf Bu , Tapi Fatimah tidak mau .
Bu Siska : Tidak bisa , kamu harus pulang sekarang ( menarik paksa Fatimah )
Jidan : Bu siska , tunggu Busiska sebaiknya kita bicarakan hal ini baik – baik di dalam .
Bu Nyai : Iya benar Bu , Ayo silakan masuk . Kita bicarakan semuannya baik – baik .
Bu Siska : Ya , Sudahlah !

*DIRUANG TAMU KYAI DAHLAN*

Pak Kyai : Sebenarnya apa masalahnya ?
Bu Siska : Ya tidak ada masalah pa kyai ! wong Fatimah ini anak saya apa salah saya mengajak pulang ???
Bu Nyai : Tapi , bu Siska Fatimah cerita kepada kami bahwa Bu Siska mau menikahkannya dengan pa Yohanes .
Pak Kyai : Apa benar yang di katakan ibumu dan Bu Nyai Fatimah ???
Fatimah : Sebelumnya Fatimah mohon maaf , mohon ampun sama ibu , Fatimah tidak bermaksud menentang ibau , Fatimah juga tidak mau menjadi anak durhaka .Tapi Fatimah tidak mau menikah dengan orang yang berbeda keyakinan sama kita bu , tolong jangan paksa Fatimah Bu !!!
Pak Kyai : Bu Siska saya mohon sama bu Siska tolong jangan menikahkan Fatimah dengan orang yang berbeda agama . kasihan Fatimah ... Tolong ibu perlakukan Fatimah dengan baik . Bukankah Fatimah itu putri ibu anak dari suami yang ibu cintai itu . saya yakin suami ibu pasti akan sangat sedih melihat Fatimah seperti ini .
Bu Siska : ( menangis ) Tapi .... Pak Kyai ? Fatimah lah yang telah menyebabkan suami yang sangat saya cintai meninggal dan saya menjadi sendiri sekarang . Saya ingin Fatmah sengsara sebagai balasan atas perbuatannya .
Bu Nyai : Astagfirullahhaladzim , istigfar Bu siska . Hati bu Siska selama ini sudah di rasuki syetan . ingat bu , Fatimah ini anak kandung ibu yang lahir dari rahim ibu sendiri . Bukankah ibu bahagia pada saat Fatimah lahir ke dunia ??? Saya yaakin hati nurani ibu sebagai seorang ibu pasti sedih karena selama ini telah memperlakukan Fatimah tidak baik ...
Bu Siska : ( menangisnya semakin menjadi ) Hu... Hu... Hu ... !!! Iya bu kadang hati saya menolak untuk melakukan semua ini , tapi rasa benci saya melebihi rasa sayang saya terhadap fatimah .
Bu Nyai : Ayolah bu , saya yakin ibu bisa memaafkaan Fatimah dan bisa menyayanginya sebagaimana mestinya .
Bu Siska : ( menghampiri Fatimah dan memeluknya ) Maafkan ibu nak , Ibu Khilaf . hati ibu sudah dirasuki syetan .
Fatimah : ( menangis ) iya bu ... maafkan Fatimah juga ...
Jidan : Alhaamdulillah , ya Allah , engkau telah menunjukkan kekuasaan mu .
Pak yohanes : Tunggu , ini tidak bisa . Bu Siska telah berjanji kapada saya bahwa Bu siska mau menikahkan Fatimah dengan saya . sekaraang saya mau meminta janji ibu .
Bu Siska : Maaf pak , saya menyayangi anak saya jadi saya membatalkan perjanjian itu . Saya tidak mau anak saya jadi sengsara .
Pak Yohanes : Tidak bisa bu !!! saya sudah banyak mengeluarkan uang untuk mendapatkan fatimah ... !!!
Bu Siska : Loh ... Bukankah uang yang bapak berikan itu sekedar ingin membantu saya ...???
Pak yahones : Tidak bisa , memang ibu pikir semua yang ada di dunia ini gratis ???!!! Pokoknya saya ingin uang saya kembali ...!!!
Fatimah : Tapi pak , kami tidak punya uang untuk mengganti uang bapak ...
Jidan : Sudah Fatimah , bu Siska biar saya yang membayarnya , Insya Allah saya mempunyai uang untuk menggantinya . Tapi saya mohon kepada pak Yohanes agar segera meninggalkan rumah saya ... cepat keluar !!! (marah)
Pak yohanes : cuih... !!! Tak sudi saya berlama – lama disini !!! Saya tunggu uangnya pahlawan kesiangan !!! ( Sambil mendorong bahu jidan dan meninggalkan rumah Pak Kyai )
Bu Siska : Terima Kasih banyak Pak Kyai , Bu Nyai dan juga Na Jidan . Semoga Allah membalas amal baik kalian sekeluarga .
Jidan : Iya sama – sama Bu ...
Bu Siska : Ya sudah sekarang kami paamit pulang dulu , ayo Fatimah kita pulang .
Fatimah : Iya bu ...
Bu Siska & fatimah : Assalamualaikum
Jidan Sekeluarga : Waalaikummusalam

*SEMINGGU KEMUDIAN*
*SETELAH BU NYAI , PAK KYAI DAN JIDAN ELESAI SHOLAT MAGRIB BERJAMAAH , TIBA – TIBA ...*

Jidan : Ibu , Bapak . Bolehkah Jidan berbicara ???
Bu Nyai : Ada apa nak ...??? kelihatannya serius sekali !
Jidan : Ehm ... Gini pak,bu . Jidan menaruh hati dengan Fatimah . Jidan ingin meminang Fatimah . Tolong pinangkan saya dengannya pak .
Bu Nyai : Alhamdulillah , ya Allah akhirnya engkau mengabulkan Doa hamba selama ini .
Pak Kyai : Fatimah itu wanita Sholeha Jidan , Jika kamu memperistrikannya Insya Allah kamu tidak akan mnyesal . Ya sudah , besok kita kerumahnya . mudah – mudahan Allah memberikan kemudahan dan Fatimah mau menerima pinanganmu Jidan .
Jidan : Amin , makasih ya pak , Bu .

*KEESOKAN PAGINYA DIRUMAH FATIMAH*

Jidan : Assalamualaikum ... (mengetuk Pintu )
Fatimah : Waalikummusalam , iya sebentar ( berjalan menghampiri pintu dan segera membukannya ) Owh ... Kak Jidan , Pak Kyai , Bu Nyai . Silakan masuk . Sebentar saya paanggilkan ibu .
Bu Nyai : iya , terma kasih ya Fatimah .
Bu Siska : Siapa yang datang Fatimah ???
Fatimah : Ehm ... ini bu , Ka Jidan dan orang tuanya .
Bu Siska : ( keluar dari kamar ) silakan duduk pak Kyai , Bu Nyai , Nak Jidan . Fatimah tolong buatkan minuman ya...
Fatimah : Iya Bu ... ( Masuk kedapur )
Bu Siska : Ngomong – ngomong ada apa ini pak kyai , Tumben kesini rame – rame .
Pak Kyai : Begini bu , Maksud kedatangan kami kesini ingin silaturahmi dan di samping itu saya ingin mengutarakan niat baik anak saya jidan , dia ingin meminang Fatimah sebagai istrinya , bagaimana bu siska???
Bu Siska : Ehm ... kalau masalah itu saya setuju – setuju saja tapi yang berhak menjawabnya hanya Fatimah pak Kyai .

*FATIMAH KELUAR DARI DAPUR SAMBIL MEMBAWA MINUMAN*

Bu Siska : Nah , kebetulan ada Fatimahnya , sini duduk di samping ibu .
Fatimah : Iya , Bu .
Bu Siska : Fatimah , pak Kyai sekeluarga datang kesini karena Jidan ingin meminang kamu . Gimana ??? Apakah kamu terima ???
Fatimah : ( tertunduk malu ) Iya bu saya mau ...!
Jidan : Alhamdulillah , ya Allah ...
Pak Kyai : Alhamdulillah ... ya sudah gimana kalau minggu depan kita adakan akad sekaligus walimah di tempat Ibu Siska . bagaimana setuju tidak Jidan , Fatimah ???
Jidan : kami berdua seterah bapak saja , selama itu baik untuk kita berdua kita akan setuju , bukan begitu Fatimah ???
Fatimah : iya Kak Jidan ...
Pak Kyai : Ya sudah kami pamit dulu bu siska , Fatimah , Assalamualaikum .
Fatimah dan Bu Siska : Waalikumsalam ....

SINGKAT CERITA , AKHIRNYA HARI BAHAGIA UNTUK JIDAN DAN FATIMAH TIBA . SETELAH MENIKAH FATIMAH DAN IBUNYA DI AJAK UNTUK TINGGAL DIRUMAH JIDAN . NAMUN DIAM – DIAM PAK YOHANES MENARUH DENDAM KEPADA JIDAN SEKELUARGA
*2 BULAN KEMUDIAN DI PENGGILINGAN PADI PAK YOHANES*

Pak Yohanes : ( berbicara sendiri sambil mondar – mandir dan merokok ) Dasar keluarga kyai kurang ajar !!! Aku bersumpah demi hidupku , aku akan membuat keluarga kyai itu sengsara seumur hidup dan tidak akan pernah ku biarkan mereka hidup bahagia . Tidak akan !!!

TIBA – TIBA FATIMAH PULANG DARI PASAR LEWAT DEPAN PENGGILINGAN PADI MILIK PAK YOHANES , PAK YOHANES PUN MENGHAMPIRI FATIMAH DAN MENGHALANGI JALANNYA

Pak Yohanes : Hallo , nyonya Jidan , Apa kabar ??? ternyata suamimu itu laki – laki pengecut tega sekali dia membiarkan istrinya pergi sendiri , hahaha... ( tertawa lepas )
Fatimah : ( Panik dan ketakutan ) Maaf Pak Yohanes , permisi saya mau pulang...
Pak Yohanes : Tunggu Fatimah tidak perlu ketakutan seperti itu ... tenang saja saya ini bukan hantu ko ... ! Oya , tolong sampaikan kepada suamimu yang pengecut itu , Saya Alberto Yohanes Siregar tidak akan pernah membiarkan Muhammad Jidan Dahlan dan keluarga bahagia ...!!! Tunggu pembalasan dari saya ...!!! INGAT ITU!!!

( FATIMAH SEMAKIN PANIK LALU PERGI MENINGGALKAN PAK YOHANES TANPA BERKATA SEDIKITPUN )
AKHIRNYA FATIMAH SAMPAI DIRUMAHNYA , DAN DIRUMAH HANYA ADA JIDAN , PAK KYAI DAN BU NYAI SEDANG MENGHADIRI SEBUAH ACARA DIRUMAH KYAI IHATIF KAKAKNYA , SEDANGKAN BU SISKA SEDANG KERUMAH PAMANNYA

Fatimah : Assalamualaikum ( membuka pintu )
Jidan : ( keluar dari kamar ) Waalikumsalam . kamu baru pulang ya mah ?, kenapa wajah kamu ...??? apa yang terjadi dengan mu mah???
Fatimah : Ehm... tidak ada apa – apa Ka, hanya saja tadi saya bertemu dengan pak yohanes , dia mengancam akan membuat keluarga kita sengsara ka !!! Saya takut...
Jidan : Istigfar fatimah , jangan hiraukan ucapan pak yohanes... !!! Yakinlah kalau Allah selalu bersama kita dan selalu melindungi kita Fatimah ...!!! Yaudah Fatimah , sakarang Ka Jidan pergi mengajar dulu ya... ?! kamu hati – hati dirumah ... Assalamualaikum ...
Fatimah : ( mencium tangan ) iya Ka, Waalaikumusalam ...

*KETIKA JIDAN MELEWATI PENGGILINGAN PADI MILIK PAK YOHANES . TIBA – TIBA PAK YOHANES MENGHAMPIRI JIDAN*

Pak Yohanes : Hai pahlawan kesiangan , manusia pengecut , Apa kabar...!!!?
Jidan : Owh , pak Yohanes toh !!! Alhamdulillah saya baik pak !!!? Gimana dengan bapak ???
Pak Yohanes : Sepertinya saya sudah tidak perlu basa – basi lagi dengan mu Jidan !!!

*PADA WAKTU YANG SAMA , PAK KYAI MELIHAT MEREKA BERDUA SEDANG BERKELAHI . TANPA RAGU – RAGU PAK KYAI LANGSUNG KESANA DAN........*

Pak Kyai : Ada apa ini ???!!! ( sambil memegang tangan pak yohanes yang ingin memukul Jidan )
Pak Yohanes : ( menghiraukan Pak kyai ) Ingat Jidan ...!!! meskipun saya tidak bisa membunuh mu tapi saya bisa membunuh bapak mu ini !!! ( menusuk Pak kyai dengan Pisau )
Jidan : Bapak !!! Bapak !!! ( kebingungan ) Tidak !!!

*AKHIRNYA , SETELAH KEJADIAN ITU PAK YOHANES DIPENJARA . DAN KELUARGA JIDAN DENGAN IKHLAS MENERIMA KEPERGIAN PAK KYAI YANG BEGITU CEPATNYA*
SEKIAN DAN TERIMA KASIH

Semoga setelah membaca Naskah ini kamu bisa terinspirasi dari Drama ini ... O.k
Share this article :

0 comments:

Poskan Komentar

Berikan Komentar Anda sesuai etika. No SPAM, No SARA. U comment I Follow



Send articles as PDF to
 
Support : Android-Byar | Science-Byar | Your Link
Copyright © 2013. romadhon-byar - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
:)