Home » , , » SKL Bahasa Indonesia dengan Pembahasannya PLUS Soal

SKL Bahasa Indonesia dengan Pembahasannya PLUS Soal

Written By Ahmad Romadhon on Minggu, 25 September 2011 | 17.45.00


SKL Bahasa Indonesia dengan Pembahasannya PLUS Soal
SKL ( Standar Kelulusan ) Bahasa Indonesia
Akhirnya selesai juga SKL BAHASA INDONESIA Plus Materi dan Contoh Soalnya ini . berhari - hari mondar - mandir , nyari kesana - kesini sampai - sampai liburanpun mejadi korbannya :D hehehe... Walaupun sudah susah payah membuatnya akhirnya diterima juga sama Guru Bahasa Indonesia di MAN 6 Jakarta ( masih siswa di MAN 6 Jakarta ) . tanpa basa - basi yang ga jelas , langsung aja ke materi SKLnya ...

Kalau kamu ingin mendapatkan Filenya , silahkan Download disini ... Gratis !!!

Download Gratis SKL Bahasa Indonesia dengan Pembahasannya PLUS Soal

SKL 1
MENENTUKAN UNSUR-UNSUR PARAGRAF SUATU ARTIKEL UNSUR PARAGRAF
 Paragraf sebenarnya merupakan sebuah unit pikiran dengan menunjukkan satu ide, dan ide ini harus bisa dikomunikasikan secara jelas dan singkat, yaitu mengandung detil-detil selengkapnya, misalnya alasan-alasan, ilustrasi-ilustrasi, fakta-fakta, dan lain-lain. Pengembangan ide pokok itu harus dikendalikan dengan apa yang dinamakan controlling idea. Ide yang dikomunikasikan dinamakan pikiran utama, ide pokok, ide utama, atau pikiran pokok. Sedangkan detil-detil penunjang paragraf dinamakan pikiran-pikiran penunjang. Pikiran utama dan pikiran penjelas dikembangkan lebih lanjut dalam kalimat-kalimat. Kalimat yang mengandung pikiran utama dinamakan kalimat utama, atau kalimat topik (topic sentence). Kalimat-kalimat yang mengandung pikiran penjelas dinamakan kalimat penjelas. Jadi dapat dikatakan bahwa paragraf dibentuk oleh dua unsur, yaitu pikiran utama dan pikiran penjelas.
UNSUR-UNSUR PARAGRAF
a. Ide Pokok
b. Kalimat topic
c. Kalimat pengembang
d. Kalimat penegas
e. Transisi

CONTOH SOAL :
1. Bacalah paragraf berikut!
Nelayan Muara gembong kian terpuruk. Selain kesulitan meminjam dana dari koperasi, penghasilan para nelayan dari mencari ikan di laut semakin tidak menggairahkan lantaran air laut tercemar. Sementara itu, bantuan dana bagi masyarakat pesisir program Kementrian Perikanan dan Kelautan belum sampai kepada mereka. Masalah yang disoroti dalam paragraph di atas adalah . . . .
a. Mata pencaharian nelayan Muara Gembong setiap bulannya.
b. Bantuan danayang sudah disalurkan oleh Kementrian Perikanan.
c. Penghasilan para nelayan kurang bergairan akibat pasang laut.
d. Penghasilan nelayan Muara Gembong yang memprihatinkan.
e. Masyarakat takut mengkonsumsi ikan akibat pencemaran air laut.

2. Cermatilah paragraf berikut ini!
(1) Setiap makhluk hidup memerlukan energy. (2) Energi ada bermacam-macam (3) minyak bumi yang digunakan terus menerus akan terancam habis (4) hendaknya dilakukan penghematan energi (5)energi listrik di gunakan untuk penerangan dan pemakaian alat-alat elektronik Opini yang terdapat dalam paragaf di atas yaitu ….
a. nomor 1
b. nomor 2
c. nomor 3
d. nomor 4
e. nomor 5



SKL 2
MENENTUKAN ISI PARAGRAF BIOGRAFI
 Biografi merupakan buku yang memuat riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain. Biografi berisi kehidupan seorang tokoh sejak kecil sampai tua. Bahkan sampai meninggal dunia. Semua jasa, buah karya, dan segala hal yang dihasilkan atau dilakukan oleh seorang tokoh juga dijelaskan dalam buku biografi. Sebaliknya, autobiografi merupakan buku yang berisi riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang itu sendiri.

CONTOH SOAL:
1. A.A. Navis, nama lengkapnya Ali Akbar Navis. Lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat, tanggal 17 November 1924. Ia tamat perguruan INS di Kayu tanam tahun 1943. Pada masa Jepang Navis bekerja pada pabrik porselen di Padang Panjang, kemudian jadi guru, tahun1952 jadi Kepala Urusan Kesenian perwakilan Jawatan Kebudayaan Sumatera Tengah. Pada tahun 1950 ia mulai mengikuti perkembangan kesusastraan secara aktif, mengarang cerita pendek dan sandiwara radio. Cerita-ceritanya dalam Mimbar Indonesia, siasat, Kisah, Sastra, dan lain-lain. la sebagai pemenang hadiah majalah Kisah pada tahun 1955. Karya-karyanya ialah: Robohnya Surau Kami (1956), Bianglala (1963), Hujan Panas (1963), Kemarau (1967), semuanya diterbitkan oleh N.V. Nusantara. Kalimat tanya yang sesuai dengan isi bacaan biografi di atas adalah ........
a. Kapan A.A. Navis mulai mengikuti perkembangan kesusastraan secara aktif?
b. Bagaimana pandangan A.A. Navis terhadap perkembangan kesusastraan Indonesia?
c. Mengapa A.A. Navis mendapatkan hadiah majalah Kisah pada tahun l955?
d. Mengapa A.A. Navis tidak pernah menciptakan karya sastra berbentuk puisi?
e. Bagaimana cara A.A. Navis dalam menciptakan karya sastra berbentuk cerpen?

2. Bambang Pamungkas adalah sosok striker nomor satu di timnas. Ia menekuni profesi sebagai pesepakbola memang sedari kecil. Ia bukan dari keluarga yang berkecukupan, namun karena kegigihannya berlatih, sekarang ia menjadi tulang punggung di garis depan tim sepakbola Indonesia. Hal yang patut diteladani dari tokoh dalam kutipan biografi tersebut adalah . . . .
a. Menekuni profesi dengan giat berlatih
b. Menekuni profesi sebagi pesepakbola
c. Menjadi striker utama di timnas
d. Mengorbankan keluarga untuk meniti karir



SKL 3
MENENTUKAN ISI PARAGRAF , SIMPULAN PARAGRAF ,DAN ARTI ISTILAH / KATA DALAM PARAGRAF
Sebuah teks dapat berbentuk bacaan, table, grafik, diagram, atau pola. Sebuah teks mengungkapkan suatu hal atau masalah. Hal atau masalah yang terdapat dalam teks dapat dibuat sebuah pertanyaan. Jawaban pertanyaan tersebut terdapat dalam teks. Pertanyaan tersebut dapat menggunakan kalimat tanya sebagai berikut : 1. Apa untuk menanyakan hal, masalah, peristiwa, atau kejadian yang dibahas dalam teks. 2. Siapa untuk menanyakan orang yang dibahas dalam teks 3. Dimana untuk menanyakan tempat peristiwa yang dibahas dalam teks. 4. Bagaimana untuk menanyakan proses terjadinya hal, masalah, peristiwa, atau kejadian dalam teks terjadi. 5. Mengapa untuk menanyakan sebab atau alasan hal, masalah, peristiwa, atau kejadian dalam teks terjadi. 6. Kapan untuk menanyakan waktu peristiwa yang dibahas dalam teks.

CONTOH SOAL:
1. Pada umumnya, sakit tenggorokan disebabkan oleh virus. Biasanya, terkait dengan tanda-tanda penyakit saluran napas lainnya. Seperti, hidung tersumbat atau batuk. Kebanyakan sakit tenggorokan dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, untuk membantu agar lebih nyaman ketika sakit, dapat dilakukan dengan minum air hangat yang diberi air perasan jeruk lemon dan madu. Simpulan Paragraf tersebut yang tepat adalah ...
a. Penyakit tenggorokan disebabkan kebanyakan oleh virus.
b. Tanda-tanda penyakit tenggorokan adalah hidung tersumbat.
c. Usaha meringankan rasa sakit ketika menderita sakit tenggorokan.
d. Sakit tenggorokan dapat dikurangi dengan minum air perasan jeruk lemon.

2. Sebuah negara perlu diatur dengan sistem pemerintahan yang dianggap bisa mengatasi dan mengayomi masyarakat.Salah satu sistem pemerintahan tersebut adalah demokrasi. Negara bisa menggunakannya. Negara yang masyarakatnya berpendidikan cukup,sistem demokrasi bisa memajukan negara. Akan tetapi, negara yang masyarakatnya masih kurang berpendidikan, demokrasi adalah suatu bencana. Simpulan Paragraf tersebut adalah ...
a. Sistem pemerintahan bisa mengayomi masyarakat.
b. Sistem pemerintahan adalah sistem demokrasi.
c. Sistem demokrasi mempunyai kelemahan dan kelebihan.
d. Sistem demokrasi bisa memajukan negara



SKL 4
MENENTUKAN OPINI DALAM TAJUK RENCANA
Tajuk rencana adalah artikel pokok dalam surat kabar yang merupakan pandangan redaksi terhadap peristiwa yang sedang menjadi pembicaraan pada saat surat kabar itu diterbitkan. Dalam tajuk rencana biasanya diungkapkan adanya informasi atau masalah aktual, penegasan pentingnya masalah, opini redaksi tentang masalah tersebut, kritik dan saran atas permasalahan, dan harapan redaksi akan peran serta pembaca. SIFAT TAJUK RENCANA : 1. Krusial dan ditulis secaea berkala. 2. Isinya menyikapi situasi nyang berkembang di masyarakat. 3. Memiliki karakter atau konsistensi yang teratur kepada pembacanya. 4. Terkait erat dengan policy media atau kebijakan media yang bersangkutan.

CONTOH SOAL :
1. Bacalah teks berikut dengan seksama ! Beberapa waktu yang lalu banjir besar melanda Jakara . Ribuan rumah tenggelam . kerugian mencapai 39,5 milyar rupiah dan menelan korban 10 orang meninggal . Seorang penduduk di luar Jakarta menyurati redaksi sebuah surat kabar . Surat tersebut berisi pernyataan terhadap kondisi Jakarta . Menurutnya , Jakarta ternyata tidak seperti kota metropolitan yang selama ini terlihat megah dalam sinetron .Orang Jakarta mengatakan bahwa banjir yang melanda jakarta kiriman dari Bgor , orang Bogor membantahnya . mereka menyatakan bahwa yang membuat kerusakaan adalah orang Jakarta sendiri dengan menggusur petani dan membuat vila dan hotel di puncak .Opini pada tajuk rencana tersebut terdapat pada kalimat ...
a. Sepuluh orang meninggal dalam banjir tersebut .
b. Seorang penduduk luar Jakarta menyurati redaksi sebuah surat kabar .
c. Orang jakarta mengatakan bahwa banjir kali ini merupakan kiriman dari Bogor .
d. Kerugian mencapai 39,5 milyar dan sepuluh orang meninggal .
e. Beberapa waktu yang lalu banjir besar melanda Jakarta.

2. Bacalah teks berikut dengan seksama ! Memang tidak dipungkiri gaji PNS sangatlah rendah . Inilah yang membuat pemerintah sulit untuk bisa memacu produktivitasnya . Sebaliknya , untuk menaikkan secara signifikan gaji PNS , anggaran yang dibutuhkan sangat besar , jumlahnya mencapai 3,6 juta . Untuk memberikan gaji ke-13 saja pemerintah harus menyediakan dana 7,6 triliun . Jawaban untuk keluar dari persoalan ini tidak bisa lain , kecuali melakukan reformasi birokrasi , terutama rasionalisasi jumlah PNS . Sebab , jumlah PNS yang ada terlalu besar dibandingkan yang dibutuhkan .Dengan adanya rasionalisasi , pemerintah pasti akan mempunyai kemampuan untuk memperbaiki sistem gaji . Bukan hanya itu , pemerintah lebih mungkin untuk menerapkan sistem reward and punishment .Opini penulis yang terdapat dalam penggalan tajuk rencana tersebut adalah ...
a. Memang tidak bisa dipungkiri , gaji PNS sangatlah rendah apalagi dibandingkan dengan harga kebutuhan pokok saat ini.
b. Untuk menaikkan secara signifikan gaji PNS , anggaran yang dibutuhkan sangat besar karena jumlah PNS 3,6 juta .
c. Jawaban persoalan ini tidak lain harus melakukan reformasi agar masalah tidak berlarut – larut .
d. Dengan adanya rasionalisasi , pemerintah pasti akan mempunyai kemampuan untuk mengelola pemerintahan . e. Dengan adanya rasionalisasi , pemerintah akan mempunyai kemampuan untuk menggaji PNS .


SKL 5
MENENTUKAN ISI DAN SIMPULAN GRAFIK , DIAGRAM , ATAU TABEL
Tabel merupakan kumpulan data atau informasi yang disusun dengan klafikasi menurut baris dan kolom. Isi tabel dapat diketahui dari judul tabel dapat diketahui dari judul tabel dan data yang terdapat dalam tabel. Grafik merupakan gambaran pasang surut suatu keadaan dengan keadaan garis atau gambar (tentang turun naiknya hasil, statistik, dan sebagainya). Isi grafik dapat diketahui dari judul grafik dan data grafikyang dituliskan pada grafik. Diagram merupakan gambaran untuk memperlihatkan atau menerangkan sesuatu. Diagram dapat berbentuk lingkaran dan batang. Hal yang digambarkan dalam diagram dapat dilihat dari judul dan data yang tedapat dalam diagram.Membaca tabel, grafik,dan diagram dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut : 1. Membaca judul tabel, grafik, dan diagram untuk mengetahui gambaran isi tabel, grafik, dan diagram. 2. Membaca informasi yang terdapat dalam baris dan kolom atas, samping, dan bawah. 3. Mangajukan pertanyaan tentang isi tabel, grafik, dan diagram. 4. Menjawab pertanyaan tersebut sesuai isi tabel.

CONTOH SOAL :
1. Perhatikan Grafik dibawah ini !
SKL Bahasa Indonesia dengan Pembahasannya PLUS Soal
Dari grafik di atas dapat disimpulkan bahwa ........
a. Prestasi siswa dari tahun ke tahun tidak meningkat
b. Prestasi siswa naik sedikit demi sedikit.
c. Dari tahun ke tahun prestasi siswa meningkat kecuali tahun 1947.
d. Prestasi siswa tidak pernah turun
e. Prestasi siswa menurun pada tahun 1998.

2.Perhatikan Grafik dibawah ini !
SKL Bahasa Indonesia dengan Pembahasannya PLUS Soal
Pertanyaan yang jawabannya benar ........
a. Mengapa jumlah siswa yang tidak masuk pada bulan Agustus banyak?
b. Apakah yang menyebabkan siswa tidak hadir pada bulan September?
c. Berapa jumlah siswa yang tidak hadir pada bulan November?
d. Bagaimana perasaan Kepala Sekolah pada bulan November berkaitan dengan ketidakhadiran siswa?


SKL 6
MENENTUKAN UNSUR INTRINSIK DAN ISI HIKAYAT SASTRA MELAYU KLASIK
Hikayat adalah salah satu bentuk sastra prosa yang berisikan tentang kisah, cerita, dongeng maupun sejarah. Umumnya mengisahkan tentang kehebatan maupun kepahlawanan seseorang lengkap dengan keanehan, kesaktian serta mukjizat tokoh utama.

UNSUR-UNSUR KARYA SASTRA MELAYU KLASIK :
a. Tema adalah ide pokok yang mendasari sebuah cerita. Pada umumnya naskah Melayu Klasik mempunyai tema perjuanganm percintaan, pendidikan, dan keagamaan.
b. Tokoh dan Penokohan. Ada tiga jenis tokoh
• Protagonis (tokoh utama/berwatak baik)
• Antagonis (tokoh dengan watak jahat)
• Trigonis tokoh penengah atau pelerai konflik.
c. Latar (setting) adalah latar belakang cerita. Ada tiga macam latar: (1) latar tempat; (2) latar waktu; dan (3) latar keadaan.
d. Sudut pandang adalah posisi pengarang dalam cerita. Terdapat empat jenis sudut pandang.
• Pengarang sebagai tokoh cerita, jika tokoh utamanya ’aku’;
• Pengarang sebagai tokoh sampingan, jika terdapat tokoh ’aku’ yang bukan sebagai tokoh utama.
• Pengarang peninjau, jika pengarang hanya dapat memaparkan hal-hal yang dapat diamati pancaindra.
• Pengarang serba tahu, jika pengarang dapat memaparkan kehidupan tokoh utama dama berbagai hal.
e. Alur adalah rangkaian peristiwa yang saling berhubungan membentuk suatu cerita. Ada tiga jenis alur cerita:
• Alur maju, apabila cerita dipaparkan dari awal hingga akhir secara berurutan.
• Alur mundur (flash back), apabila cerita bermula dari masa kini menuju awal peristiwa secara berurutan;
• Alur campuran, apabila penceritaannya menggunakan gabungan antara alur maju dan alur mundur.
f. Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembacanya.
g. Gaya bahasa merupakan sarana sastra yang amat penting karena hal inilah yang akan membedakan antara pengarang yang satu dengan yang lain.

CONTOH SOAL :
1. Setelah sampai ke negeri Yaman dengan takdir Allah ta’ala maka bertemulah dia dengan Ibraha. Maka ditunjukanlah surat dan kiriman kepada daripada ayahnya itu. Setelah disambut surat dan kiriman itu lalu dibacanya. Setelah sudah maka ujarnya,”hambapun sahaja rindu akan ayahanda bunda, marilah kita pulang.” Alur yang digunakan dalam penggalan hikayat di atas adalah………
a. Alur mundur
b. Alur flas back
c. Alur meloncat-loncat
d. Alur campuran
e. Alur maju

2. Kata yang empunya cerita ini adalah sebuah negeri , yang bernama Padali Pareom ; raja yang memerintahkan negeri itu bernama soegadarma . Adalah raja itu berputra empat orang laki-laki . Anak raja itu tersangat dungu lagi dengan bebalnya , tiada menerima nasihat orang . Dari sebab yang demikian , sangatlah murka Baginda akan anaknya itu karena seolah – olah ia hendak menhilangkan dan merusakkan keturunan raja – raja yang dahulu kala . Baginda bertitah , “ Jikalau anak yang demikian itu seribu sekalipun , tidaklah memberi faedah kepadaku ; jikalau kiranya ada seorang anak yang berbahagia , niscaya berguna kepadaku . Apatah kuperoleh anak yang demikian ?” Berdasarkan kutipan hikayat tersebut , anak baginda raja mempunyai karakter .....
a. Tampan dan pintar
b. Dungu dan tampan
c. Pintar dan bebal
d. Dungu dan bebal
e. Pintar dan bijaksana


SKL 7
MENENTUKAN UNSUR INTRINSIK CERPEN /NOVEL
UNSUR INTRINSIK DAN EKSTRINSIK CERPEN
Masalah dalam cerita memunculkan konflik. Konflik merupakan pertemuan atau benturan antara dua kekuatan yang berlawanan. Masalah dibedakan menjadi dua macam, yaitu masalah dari luar (fisik) dan dari dalam (batin).

MASALAH DARI LUAR
Masalah dari luar terjadi antara tokoh dengan sesuatu di luar dirinya. Masalah ini bisa terjadi dengan lingkungan ataupun manusia. Masalah dari luar dibagi menjadi dua.
1. Masalah fisik merupakan masalah yang disebabkan benturan antara tokoh dengan lingkungan. Misalnya, konflik yang dialami tokoh akibat bencana alam.
2. Masalah sosial merupakan masalah yang muncul karena hubungan antar manusia. Misalnya, masalah pertikaian, perebutan, atau perceraian.

MASALAH BATIN
Masalah batin dari dalam diri tokoh, masalah ini terjadi antara tokoh dengan dirinya sendiri. Masalah merupakan salah satu unsur intrinsik. Unsur intrinsik merupakan unsur yang membangun cerita dari dalam.

Unsur intrinsik cerpen yang lain sebagai berikut.
1. Tokoh
 Tokoh adalah orang yang berperan dalam suatu cerita.
 Tokoh memiliki sifat dan watak masing-masing.

2. Watak
 Watak adalah cara pengarang menggambarkan atau mengembangkan karakter tokoh-tokoh dalam cerita.
 Untuk menggambarkan watak seorang tokoh pengarang dapat menggunakan teknik :
1. Penggambaran secara langsung oleh pengarang, misalnya dengan mengatakan bahwa tokoh itu baik hati, jujur, pemarah dll.
2. Penggambaran melalui fisik dan perilaku tokoh.
3. Penggambaran melalui lingkungan kehidupan tokoh.
4. Penggambaran melalui tata kebahasaan tokoh.
5. Penggambaran melalui jalan pikiran tokoh.
6. Penggambaran oleh tokoh lain.

 Macam-macam watak :
1. Tokoh berwatak baik misalnya suka menolong, peyabar, dan pemaaf.
2. Tokoh berwatak jahat misalnya suka mencuri, menghina, pemarah, dan pendendam.
3. Tokoh berwatak baik sekaligus berwatak jahat misalnya suka menolong tapi pendendam, penyabar tapi pelit.

3. Latar
 Latar adalah keterangan mengenai tempat, waktu, dan budaya dalam cerita.
 Macam-macam latar :
1. Latar tempat yaitu penggambaran tempat kejadian di dalam cerita, misalnya di Bandung, Jakarta, Bogor dsb. 2. Latar waktu yaitu penggambaran waktu kejadian di dalam cerita, misalnya pagi hari, siang hari, dahulu kala dsb.
3. Latar budaya yaitu penggambaran budaya yang melatarbelakangi terjadinya peristiwa dalam cerita misalnya budaya masyarakat Jawa, Betawi, Sunda, Melayu dsb.

4. Amanat
 Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan pengarang dalam karangannya.

5. Alur
 Alur adalah rangkaian peristiwa dan konflik yang dijalin dan menggerakkan jalan certia melalui rumitan ke arah klimaks dan penyelesaiannya.
 Macam-macam alur :
1. Alur maju yaitu penceritaan rangkaian peristiwa dari peristiwa yang paling awal sampai peristiwa akhir.
2. Alur mundur yaitu penceritaan rangkaian peristiwa dari peristiwa yang paling akhir kemudian berbalik ke peristiwa yang paling awal.
3. Alur campuran yaitu perpaduan antara alur maju dan alur mundur di dalam suatu cerita.

CONTOH SOAL :
1. Dengan memberanikan diri, aku pun bertanya, "Apa Ibu kenal dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sana itu?" Ia menjawab, "Silakan masuk, Nyonya! Kalau Anda ibunya Eric, sungguh Anda tak punya hati!”. Ia membuka pintu tempat tinggalnya. (1)"Tolong katakan, di mana ia sekarang? Saya janji menyayanginya dan tidak akan meninggalkannya lagi!” (2)Aku berlari memeluk tubuhnya yang bergetar keras. "Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric telah meninggal dunia. Jasadnya ditemukan di kolong jembatan,” jawabnya dengan suara terbata-bata. (3)”Eric... maafkan Ibu, Nak!” Aku sungguh menyesal, mengapa anakku Eric, dulu kutinggalkan. (4) Bukti latar tempat pada kutipan cerita tersebut ditandai nomor ... a . (1)
b . (2)
c . (3)
d. (4)

2. (1)"Apakah peranku bagimu, silumankah aku?" tak ada jawabmu, hanya angin berdesir di sekeliling kita. (2)Bulan pucat tak bisa menyembunyikan senyumanmu demi melihat kerutan di dahiku. (3)Biarlah menjadi rahasia alam akan apa yang kita rasakan ini. (4)Jangan lagi memaknainya, menanyakannya atau mengharapkannya esok hari. Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar malam hari terdapat pada nomor ….
a. (1)
b. (2)
c. (3)
d. (4)


SKL 8
MENENTUKAN MASALAH DAN AMANAT DALAM DRAMA
Drama merupakan jenis atau genre karya sastra yang berbentuk percakapan. Unsur – unsur drama sebagai berikut :
1. Tema yaitu inti cerita.
2. Amanat yaitu pesan yang ada dalam drama.
3. Alur yaitu rangkaian peristiwa dalam drama.
4. Perwatakan yaitu watak tiap-tiap tokoh.
5. Konflik merupakan masalah dalam drama.
6. Percakapan yaitu dialog para pemain.
7. Tata artistik yaitu setting panggung.
8. Casting yaitu pemilihan pemeran yang tepat.
9. Akting yaitu prilaku para pemain dipanggung.

CONTOH SOAL :
1. Bacalah kutipan drama berikut dengan saksama : Masut : Guru, terima kasih atas ilmu yang guru berikan kepadaku. Apalah artinya diriku andai tidak ada guru. Guru : Masut, Masut! Kamu harus tahu, meskipun kita mempunyai ilmu hanya sedikit, namun tetap harus diberikan kepada orang lain.(Istri Masut masuk ke ruangan membawa teh hangat). Istri Masut : Lebih baik kalau ngobrolnya, sambil minum teh hangat (menyodorkan cangkir) Guru : Bisa saja istri kamu, Ut. Suasana yang tergambar pada drama tersebut adalah ...
a. santai
b. Tegang
c. haru
d. seram

2. Bacalah kutipan drama berikut dengan saksama ! Brilian : Sekarang serahkan hp kalian, kami akan minta uang tebusan!!! (mendorong Dimi masuk) Dimi : Ka …ka ... kami tidak bawa hp (gugup). Brilian : Periksa kantongnya!! Timmy : Siap, bos. (memeriksa kantong) Markus : Ada gak? Ini tempat apa? (matanya melotot) Timmy : Ruang menyimpan perkakas bekas (sambil meraba kantong si anak). Ini bos, hpnya (mengeluarkan hp N.95). Markus : Tanyakan nomor hp orang tuanya! Hubungi untuk minta tebusan! Timmy : Siap, bos! Suasana kutipan drama tersebut adalah ...
a. haru
b.Sedih
c. tegang
d. Seram


SKL 9
MENENTUKAN MAKSUD GURINDAM
Gurindam merupakan salah satu jenis puisi lama Indonesia yang berasal dari Tamil (India). Gurindam terdiri atas dua larik dan bersajak a-a. Larik pertama dan kedua saling berhubungan. Larik pertama gurindam berupa sebab atau perjanjian. Sebaliknya, larik kedua berupa jawaban atau akibat dari perjanjian larik pertama. Kata gurindam berasal dari bahasa Tamil “kirandam”. Gurindam umumnya berisi nasihat, ajaran, atau semacam kata-kata mutiara.

CONTOH:
Jika ilmu tiada sempurna
Tiada berapa ia berguna
Silang selisih jangan dicari
Jika tersua janganlah lari berlari
Perkataan tajam jika dilepas
Ibarat beringin racun dan upas

Berdasarkan contoh gurindam diatas, kita dapat menyimpulkan ciri-ciri gurindam seperti berikut :
1. Tiap bait terdiri atas dua larik.
2. Jumlah suku kata tiap-tiap larik tidak tetap. Pada umumnya terdiri atas sepuluh sampai empat belas suku kata.
3. Bersajak a-a.
4. Hubungan larik pertama dan kedua membentuk hubungan sebab akibat.
5. Pada umumnya berisi suatu kebenaran untuk memberi nasihat.
6. Isi gurindam dapat dilihat dari larik kedua.

CONTOH SOAL :
1. Cermati gurindam berikut! Jika kena penyakit kikir Sanak saudara lari menyingkir Maksud isi gurindam tersebut adalah…….
a. Keluarga orang yang berpenyakit kikir akan dikucilkan oleh tetangganya.
b. Orang yang berpenyakit kikir harus meninggalkan keluarganya.
c. Orang yang bersifat kikir akan dijauhi oleh sanak saudara dan kerabatnya.
d. Bila bertemu dengan orang yang berpenyakit kikir segeralah lari menghindar.
e. Jangan berteman dengan orang yang berketurunan kikir.

2. Hati – hati memilih teman ,
salah salah menjadi lawan
Berdasarkan bentuknya , puisi tersebut termasuk gurindam , sebab .....
a. Mempunyai sampiran dan isi
b. Terdiri dari baris – baris dalam satu bait
c. Memiliki hubungan sebab akibat
d. Tidak selesai dalam satu bait
e. Tidak diketahui pembuatnya


SKL 10
MENENTUKAN UNSUR INTRINSIK PUISI
Puisi merupakan bentuk karya sastra yang terkait oleh rima, ritme, ataupun jumlah baris, serta ditandai oleh bahasa yang padat. Puisi disusun oleh unsur intrinsik dan ekstrinsik. Unsur intrinsik puisi meliputi unsur isi dan unsur bentuk. Unsur instrinsik puisi sebagai berikut :
1. Tema adalah : ide atau gagasan yang menduduki tempat utama di dalam cerita.Hanya ada satu tema dalam satu puisi, walaupun puisinya panjang.
2. Rasa : Rasa disebut juga arti emosional. Misalnya : sedih, senang, marah, heran, gembira dll.
3. Nada adalah : sikap kita terhadap persoalan yang kita bicarakan. • Menggurui • Mencaci • Merayu • Merengek • Mengajak • Menyindir • Dsb.
4. Amanat adalah : pesan yang akan disampaikan oleh pengarang. Contoh Amanat : • Mengharapkan pembaca marah. • Benci • Menyenangi sesuatu • Berontak pada sesuatu.
5. Diksi ialah : pilihan kata yang tepat.Keberhasilan puisi dicapai dengan mengintensnsifkan pilihan kata yang tepat.
6. Imajeri atau daya bayang ialah :suatu kata atau kelompok kata yang digunakan untuk menggunakan kembali kesan-kesan panca indera dalam jiwa kita. Jenis Imajeri : • Imajeri pandang • Imajeri dengar • Imajeri rasa • Imajeri kecap
7. Kata-kata konkret adalah : kata-kata yang jika dilihat secara denotatif sama, tetapi secara konotatif tidak sama, bergantung pada situasi dan kondisi pemakainya.
8. Gaya Bahasa adalah : cara mengungkapkan pikiran melalui kata-kata.
9. Irama atau Ritme adalah meninggi atau merendahnya nada mengeras-melembut tekanannya, mempercepat-melambat temponya.
10. Rima atau unsur bunyi/sajak adalah unsur bunyi untuk menimbulkan kemerduan puisi unsur yang dapat memberikan efek terhadap makna nada dan suasana puisi tersebut.

CONTOH SOAL :
1. Bacalah puisi berikut dengan saksama kemudian kerjakan soal-soal berikut!... Wahai sahabat Untuk slamanya Kita percaya Tebarkan arah jangan pernah lelah Untukmu sahabat... Tema puisi tersebut adalah ... A. Persahabatan
B. Kelelahan
C. Perdamaian
D. Kepercayaan

2. Suasana yang tergambar pada puisi tersebut adalah ...
A. semangat
B. tegang
C. sunyi
D. gembira


SKL 11
MENENTUKAN ISI KUTIPAN ESAI
Esai adalah sebuah karangan yang berisi kupasan/tinjauan tentang suatu pokok masalah yang berkaiatan dengan ilmu pengetahuan,pendapat,atau ideology yang disusun secara popular berdasarkan sudut pandang pribadi penulisnya ( bersifat subjektif ) Dilihat dari bentuknya esai mirip dengan opini. Esai membahas masalah sesuai dengan pendapat penulis. Jadi, satu masalah dapat ditulis jadi esai yang berbeda. Perbedaan ini sesuai dengan pendapat penulis. Esai berusaha meyakinkan pembaca untuk menerima pendapat penulis. Esai membahas masalah apa saja mulai dari masalah yang penting sampai masalah yang biasa. Misalnya, novel yang baru terbit atau suara tangis bayi baru lahir pun bisa dijadikan esai. Esai dapat ditulis dengan panjang yang berbeda-beda. Tidak ada yang menentukan panjang sebuah esai. Esai cenderung sederhana, padat, dan fokus pada masalah. Kalimat-kalimat yang digunakan esai sangat pribadi. Penulisan kalimat dalam esai bergantung pada khas penulis. Setiap penulis memiliki ciri yang berbeda. Perbedaan tersebut terlihat pada kalimat yang dibuat pada esai yang ditulis.

CONTOH SOAL :
1. Bacalah paragraf esai berikut ini ! Siapa yang tidak ingin bekerja ? orang tua membiayai anaknya sekolah sampai tingkat tinggi , bahkan kalau mampu , hingga bertitel profesor doktor . Tujuannya , agar dapat bekerja dan mencari nafkah . Akan tetapi , jika si anak sekolahnya gagal , orang tua pasti marah dan kecewa . Bukankah orang tua rela membiayai pendidikan agar aaknya hidup bahagia ? Hal yang diungkapkan dalam kutipan esai tersebut adalah ...
a. Para orang tua menginginkan anak mereka bersekolah agar mudah mendapat pekerjaan .
b. Orang tua pasti marah dan kecewa jika anaknya gagal sekolah .
c. Setiap orang tua pasti ingin anaknya bersekolah dan bertitel .
d. Orang tua rela membiayai pendidikan anaknya agar mencapai gelar yang tinggi.

2. Bacalah petikan esai berikut ! Pasca maraknya sajak – sajak sosial , sejak awal tahun 2000 hingga kini , perpuisian Indonesia kembali pada kemerdekaan masing – masing penyair dalam mencipta . Gaya dan tema sajak – sajak Indonesia mutakhir , seperti dapat kita amati pada rubrik sastra surat kabar , majalah , jurnal puisi serta sebagai kumpulan antologi puisi kembali beragam . Heterogenitas tema dan gaya pengucapan kembali mewarnai perpuisian Indonesia Akhir – akhir ini muncul sajak – sajak naratif yang panjang , seperti banyak dimuat di harian umum . Tetapi sajak – sajak pendek juga tetap muncul di rubik – rubik sastra . selain itu , masih ada kesan yang kuat bahwa tradisi perpuisian Indonesia mutakhir kembali terperangkap dalam orientasi kuantitatif , seperti yang diungkap Budi Darma ketika melihat maraknya buku – buku antologi puisi yang diterbitkan oleh komunitas sastra di tanah air sejak awal 1990 – an . Kesimpulan teks esai di atas adalah ...
a. Kebebasan gaya dan keberagaman tema puisi Indonesia mutakhir .
b. Sajak- sajak naratif yang panjang mewarnai dunia perpuisian Indonesia saat ini
c. Antologi puisi semakin marak di Indonesia
d. Awal tahun 2000 hingga kini dunia perpuisian mengalami perubahan tren
e. Heterogenitas tema dan gaya cerita mewarnai perpuisian Indonesia.



SKL 12
MELENGKAPI PARAGRAF DENGAN KATA PENGHUBUNG
Kata penghubung adalah kata tugas yang menghubungkan antar klausa, antar kalimat, dan antar paragraf. Kata penghubung antar klausa biasanya terletak ditengah-tengah kalimat, sedangkan kata penghubung antar kalimat di awal kalimat (setelah tanda titik, tanda seru, atau tanda tanya), dan kata penghubung antar paragraf letaknya di awal paragraf .

MACAM-MACAM KATA PENGHUBUNG DAN FUNGSINYA :
1. Kata Penghubung Aditif (gabungan) Kata Penghubung aditif (gabungan) adalah konjungsi koordinatif yang berfungsi menggabungkan dua kata, frasa, klausa, atau kalimat dalam kedudukan yang sederajat, misalnya : dan, lagi, lagi pula, dan serta.
2. Kata Penghubung Pertentangan Kata penghubung pertentangan merupakan konjungsi koordinatif yang menghubungkan dua bagian kalimat yang sederajat dengan mempententangkan kedua bagian tersebut. Biasanya bagian yang kedua menduduki posisi yang lebih penting daripada yang pertama, misalnya : tetapi, akan tetapi, melainkan, sebaliknya, sedangkan, padahal, dan namun.

CONTOH SOAL :
1. Lisa .... penyanyi .... penari Kata penghubung korelatif yang tepat untuk mengisi bagian yang rumpang dalam kalimat tersebut adalah .... a
. Tidak hanya .... bahkan ....
 b. Bukan hanya ..... bahkan .....
c. Selain .... demikian juga ....
d. Bukan hanya .... melaikan juga .....
e. Bukan ..... tetapi ......

2. Saya pasti memaafkannya .... dia mau mengakui kesalahannya . Kata penghubung yang tepat untuk melengkapi kalimat di atas adalah ....
a. Bahwa
b. Sebelum
c. Setelah
d. Dengan
e. Seandainya


SKL 13
MENENTUKAN KATA SERAPAN UNTUK MELENGKAPI PARAGRAF
Kata serapan adalah kata yang berasal dari bahasa lain (bahasa daerah/bahasa luar negeri) yang kemudian ejaan, ucapan, dan tulisannya disesuaikan untuk memperkaya kosa kata. Setiap masyarakat bahasa memiliki tentang cara yang digunakan untuk mengungkapkan gagasan dan perasaan atau untuk menyebutkan atau mengacu ke benda-benda di sekitarnya. Hingga pada suatu titik waktu, kata-kata yang dihasilkan melalui kesepakatan masyarakat itu sendiri umumnya mencukupi keperluan itu, namun manakala terjadi hubungan dengan masyarakat bahasa lain, sangat mungkin muncul gagasan, konsep, atau barang baru yang datang dari luar budaya masyarakat itu. Dengan sendirinya juga diperlukan kata baru. Salah satu cara memenuhi keperluan itu--yang sering dianggap lebih mudah--adalah mengambil kata yang digunakan oleh masyarakat luar yang menjadi asal hal ihwal baru itu.

CONTOH SOAL

1. Penulisan kata serapan yang benar terdapat pada kalimat ...
a. Para atlit jawa barat siap bertanding di PON palembang
b. Perpolitikan di Indonesia memiliki standard ganda
c. Sistem kampanye pemilihan presiden putaran kedua diubah
d. Ia membeli obat batuk di apotik
e. Texs bacaan itu tidak sesuai dengan maksud isinya

2. Bacalah kutipan berikut ! Pada dasarnya ada dua jenis keritik sastra , yakni kritik sastra instrinsik dan kritik sastra extrinsik . kritik sastra intrinsik menganalisis karya berdasarkan bentuk dan gayanya , secara komplek Penulisan kata serapan dalam kutipan di atas tidak sesuai dengan EYD . Perbaikan penulisan kata serapan yang sesuai EYD adalah ...
a. Kritik , ektrinsik , komplek
b. Kritiks , ekstrinsik , kompleks
c. Kritis , ekstrinsik , komplek
d. Kritik , ekstrinsik , kompleks
e. Kritik , ekstrinsik , komplek


SKL 14
MELENGKAPI PARAGRAF DENGAN KATA BAKU
Kata baku adalah kata yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah ditentukan. Dalam kalimat resmi, baik lisan maupun tertulis dengan pengungkapan gagasan secara tepat .

PENGGUNAAN RAGAM BAKU

1. Surat menyurat antarlembaga
2. Laporan keuangan
3. Karangan ilmiah
4. Lamaran pekerjaan
5. Surat keputusan
6. Perundangan
7. Nota dinas
8. Rapat dinas
9. Pidato resmi
10. Diskusi
11. Penyampaian pendidikan
12. Dan lain-lain.

PERBANDINGAN BAHASA BAKU DAN BAHASA TIDAK BAKU.

Kalimat baku
• Kalimat yang secara efektif dapat dipakai untuk menyampaikan gagasan secara tepat. • Tujuannya, agar intonasi tersampaikan secara baik.

BEBERAPA KESALAHAN YANG MENGHASILKAN KATA TIDAK BAKU:
• Terpengaruh bahasa daerah contoh:
 Apa kamu sudah makan?
 Apakah kamu sudah makan?

CONTOH SOAL

1. Kalimat baku terdapat pada….
a. Banyak alumni yang berhasil.
b. Harap pelan-pelan, banyak anak- anak kecil.
c. Saya akan berbicara sama dia.
d. Kepada ibunya ia mengadu.

2. Atas perhatian Bapak, saya haturkan banyak terima kasih. Kalimat tersebut akan menjadi baku bila ditulis menjadi….
a. Atas perhatian Bapak, saya ucapkan banyak terima kasih.
b. Atas perhatian Bapak, saya ucapkan terima kasih.
c. Atas perhatian Bapak, saya mengucapkan terima kasih banyak.
d. Atas perhatian Anda, saya mengucapkan terima kasih.


SKL 15
MELENGKAPI PARAGRAF DENGAN KATA BERIMBUHAN
Kata berimbuhan adalah kata yang telah mengalami proses pengimbuhan atau (afiksasi). Imbuhan atau afiksasi adalah morfem terikat yang digunakan dalam bentuk dasar untuk membentukan kata. Hasil dari proses pengimbuhan itu disebut kata berimbuhan atau kata turunan.

JENIS-JENIS IMBUHAN

Imbuhan menurut posisinya terbagi ke dalam empat bentuk
a. Awalan atau prefiks Contoh: meN-, ber-, di-, ter-, peN-, per-, se-, dan ke-.
b. Sisipan atau infiks Contoh: -el, -er, -e-, dan –in-
c. Akhiran atau sufiks Contoh: -kan, -an, -I, dan –nya
d. Konfiks atau simulfiks Berupa awalan dan akhiran yang pemakaiannya sekaligus. Contoh: Ke-an, per-an, peN-an, ber-an, dan se-nya Imbuhan yang diserap dalam bahasa asing.Imbuhan tersebut,diantaranya,adalah sebagai berikut:
a. Dari bahasa Arab:-ah, -i.Fungsinya sebagai penbentuk atau penanda kata sifat. Contohnya : manusiawi, alamiah, alami
b. Dari bahasa Sansekerta: -man, -wan, -wati,.Fungsinya sebagai pembentuk kata benda.Contohnya : budiman, wartawan, pragawati.
c. Dari bahasa Inggris: -is, -if, -al. Fungsinya sebagai pembentuk kata sifat. Contohnya : egois, deskriptif, formal

FUNGSI IMBUHAN
a. Membentuk kata benda, yakni peN-, pe-, per-, ke-, -isme, -wan, -sasi, -tas, peN-an,pe-an, per-an, dan ke-an. Contoh: pelaut, penyapu, wartawan, dll.
b. Membentuk kata kerja, yakni me-, ber-, per-, ter-, di, -kan, ter-kan,dan di-i. Contohnya: melaut berlayar, terlihat diminum, bawakan, lempari, &menaiki.
c. Membentuk kata sifat,yakni –I, -wi,-iah, dan –is.Contohnya: manusiawi, Duniawi, ilmiah, agamis
d. Membentuk kata bilangan yakni se- dan ke-. Contohnya: sepuluh dan kedua.

CONTOH SOAL

1. Cermatilah paragraf berikut ! Demikian pula dengan vitamin yang ada pada kentang . sebut saja vitamin C yang notabene ...... antioksidan yang ampuh untuk mengusir radikal bebas dalam tubuh . untuk itu , agar ...... manfaat vitamin C secara maksimal , pilihlah kentang yang baik kondisinya , antara lain dengan memilih yang tidak bertunas , kulitnya kencang , tidak ada bercak ...... dan tidak ada lubang pada permukaannya . Kata berimbuhan yang tepat untuk mengisi paragraf yang rumpang tersebut adalah .....
a. Mengandung – memperoleh – kehijauan
b. Mengandung – memeroleh – dihijaukan
c. Mengandung – memperoleh – menghijau
d. Dikandung – memeroleh – kehijauan
e. Dikandung – memeroleh – menghijau

2. Penulisan kata berimbuhan serapan yang tepat terdapat dalam kalimat .....
a. ia seorang sejarahwan yang terkenal
b. ia mengikuti aktifitas organisasi di sekolahnya
c. partai komunisme dilarang di Indonesia d. kami mengkoordinir acara ini
e. pemain sepak bola itu anti rokok



SKL 16
MELENGKAPI PARAGRAF DENGAN KALIMAT DESKRIPSI
Deskripsi adalah upaya pengolahan data menjadi sesuatu yang dapat diutarakan secara jelas dan tepat dengan tujuan agar dapat dimengerti oleh orang yang tidak langsung mengalaminya sendiri Dalam keilmuan, deskripsi diperlukan agar peneliti tidak melupakan pengalamannya dan agar pengalaman tersebut dapat dibandingkan dengan pengalaman peneliti lain, sehingga mudah untuk dilakukan pemeriksaan dan kontrol terhadap deskripsi tersebut. Pada umumnya deskripsi menegaskan sesuatu, seperti apa sesuatu itu kelihatannya, bagaimana bunyinya, bagaimana rasanya, dan sebagainya. Deskripsi yang detail diciptakan dan dipakai dalam disiplin ilmu sebagai istilah teknik. Saat data yang dikumpulkan, deskripsi, analisis dan kesimpulannya lebih disajikan dalam angka-angka maka hal ini dinamakan penelitian kuantitatif. Sebaliknya, apabila data, deskripsi, dan analisis kesimpulannya disajikan dalam uraian kata-kata maka dinamakan penelitian kualitatif

CONTOH SOAL

1. Perhatikan paragraf deskripsi berikut ini! Kedua telapak tangan dukun itu dirapatkan lalu dikedepankan dagunya. Pelan-pelan kepalanya menunduk. Mata dipejamkan . . . . Tiba-tiba disemburkan air putih di mulutnya itu. Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf deskripsi di atas adalah . . . .
a. Ia tertidur pulas sekali dan mendekur keras.
b. Ia bermimpi bertemu seorang putrid cantik.
c. Mulutnya komat-kamit miring ke kiri dan ke kanan.
d. Lalu ia mendesas kemudian tertidur pulas.
e. Tangannya lalu menarik selimut dan menutup kepalanya.

2. Bacalah paragraf berikut ini dengan saksama ! Rumah bambu itu cukup jauh masuk dari jalan utama Imogiri – panggang , Kabupaten gunung kidul . selain sempit sekali ( 3 X 3,5 meter ) rumah itu juga sangat sederahan . sebuah dipan lengkap dengan kelambu anti nyamuk dan kipas angin kecil tertata , apa adanya ....... kursi itu biasa digunakan sudirhajo melihat – lihat sekitar rumah . Satu peralatan lagi yang selalu dekat dengan sudiharjo adalah pispot dan alat bantu jalan ( kerk ) . semua peralatan tersebut harus selalu tersedia agar korban gempaa itu dapat beraktivitas . Kalimat yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang dalam paragraf deskripsi tersebut adalah ...
a. Sebuah kursi roda tergeletak di luar kamar
b. Sebuah kursi roda diletakkan di luar kamar
c. Sebuah kursi roda teronggok di luar kamar
d. Sebuah kursi roda didudukkan di luar kamar
e. Sebuah kursi roda tersimpan di luar kamar


SKL 17
MELENGKAPI PARAGRAF DENGAN FRASA
Frasa adalah pengertian frasa adalah - Frasa adalah atau frase adalah sebuah istilah linguistik. Lebih tepatnya Frasa adalah merupakan satuan linguistik yang lebih besar dari kata dan lebih kecil dari klausa dan kalimat. Frase adalah kumpulan kata nonpredikatif. Artinya frase tidak memiliki predikat dalam strukturnya. Itu yang membedakan frase dari klausa dan kalimat. Simak beberapa contoh frase di bawah ini:
1. ayam hitam saya
2. ayam hitam
3. ayam saya
4. rumah besar itu
5. rumah besar putih itu
6. rumah besar di atas puncak gunung itu

Dalam konstruksi frase-frase di atas, tidak ada predikat. Lihat perbedaannya dibandingkan dengan beberapa klausa di bawah ini:
1. ayam saya hitam
2. rumah itu besar
3. rumah besar itu putih
4. rumah putih itu besar
5. rumah besar itu di atas puncak gunung

Dalam konstruksi-konstruksi klausa di atas, hitam, besar, putih, besar, dan di atas puncak gunung adalah predikat.

CONTOH SOAL
1. Cermatilah paragraf deskripsi berikut ! Jangan terkecoh membeli ikan . Kadang – kadang kita kecewa membeli ikan . Disangka ..... ternyata sudah busuk . Caranya supaya tidak terkecoh ? Ikan yang segar dagingnya ..... kalau dipegang . Sisiknya atau kulitnya masih mengilap . insangnya berdarah merah segar . Matanya masih bening . Kalau sudah tidak sesuai dengan ciri – ciri berarti ikan itu ....... Frasa adjective ( kata sifat ) yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang paragraf tersebut adalah ....
a. Sangat baru , sudah lembek , sudah busuk
b. Masih baru , masih keras , sangat busuk
c. Lebih baru , masih keras , sangat busuk
d. Masih baru , masih keras , sudah busuk
e. Sangat baru , masih lunak , sudah busuk

2. Cermatilah paragraf berikt ! Mereka terkejut melihat harimau ...... melepaskan pak balam dan terus berlari , menghilang ke dalam hutan yang ....... tengah malam itu . dengan cepat mereka berlari ke tempat pak balam terbaring . Dalam cahaya samar – samar dari potongan kayu yang menyala , mereka melihat betapa kaki kiri pak balam hancur , betisnya kena gigitan harimau , daging dan otot betis koyak hingga kelihatan tulangnya yang putih , dan darah mengalir ...... Frasa adjektiva yang tepat untuk melengkapi paragraf di atas adalah .....
a. Sangat besar , mulai gelap , teramat banyak
b. Sangat besar , sangat gelap , amat banyak
c. Cukup besar , begitu gelap , bagaikan air
d. Agak besar , gelap gulita , tak tertahankan
e. Tinggi besar , sangat besar , seperti air


SKL 18
MELENGKAPI PARAGRAF ANALOGI DENGAN SIMPULAN PENGERTIAN PARAGRAF ANALOGI
Paragraf Analogi merupakan perbandingan dua hal yang berbeda, tetapi masih memperlihatkan kesamaan segi atau fungsi dari kedua hal yang dibandingkan. Dua hal yang dibandingkan tersebut berbeda, tetapi memiliki banyak persamaan. Berdasarkan banyak kesamaan tersebut, ditariklah suatu kesimpulan.

CIRI-CIRI PARAGRAF ANALOGI
Umumnya paragraf analogi membandingkan dua hal yang banyak persamaannya dan memiliki dua perbandingan sifat.

PERBEDAAN PARAGRAF GENERALISASI, ANALOGI, DAN SEBAB-AKIBAT
Paragraf Generalisasi merupakan pola pengembangan sebuah paragraf yang dibentuk melalui penarikan sebuah gagasan atau simpulan umum berdasarkan perihal atau kejadian.Paragraf Analogi merupakan penalaran induktif dengan membandingkan dua hal yang banyak persamaannya. Paragraf Hubungan Sebab Akibat adalah paragraf yang dimulai dengan mengemukakan fakta khusus yang menjadi sebab, dan sampai pada simpulan yang menjadi akibat.

CONTOH SOAL
1. Cermatilah paragraf analogi berikut ! Menulis sebuah novel atau roman perlu merancang alur atau plot sebagai kerangka . Begitu juga membuat sebuah mobil , perlu adanya kerangka agar mobil itu kuat . Alur atau plot kemudian dikembangkan menjadi sebuah cerita yang utuh . Begitu juga kerangka mobil yang sudah ada harus dibangun agar menjadi sebuag mobil . Pembuat novel atau roman biasanya menuliskan namanya pada novel atau roman jika sudah selesai . begitu juga pembuat mobil akan mencantumkan nama atau merek pada mobil tersebut , seperti Ford ..... . Kesimpulan yang tepat berdasarkan teks tersebut adalah ......
a. Pembuat novel atau roman pasti mencantumkan namanya pada novel
b. Roman sama dengan mobil , yaitu ada kerangkanya
c. Mobil sama dengan novel atau roman sama – sama dibuat orang
d. Menulis novel atau roman seperti orang membuat mobil
e. Menulis novel atau roman sama halnya dengan membuat mobil

2. Bacalah paragraf analogi berikut ! Kalau anda gemar tanaman hias , tentu anda mengenal dengan baik cara menanam dan merawatnya dalam taman . Pada dasarnya , proses merawat taman sama dengan proses merawat anak dalam keluarga . keduanya sama – sama memerlukan keterampilan dan perhatian khusus . Pada tanaman , diperlukan keterampilan mengolah tanah dan memberi pupuk , serta memberi perhatian khusu , yaitu menyirami tepat waktu , agar kelak memberi hasil yang memuaskan . Begitu pula dengan merawat anak . Pada anak , diperlukan kemampuan memberi makanan bergizi , pembentukan kepribadian , serta perhatian khusus , yaitu memberi kasih sayang agar kelak anak tumbuh dengan sehat , cerdas , dan bermoral baik .Kalimat simpulan yang tepat untuk paragraf analogi tersebut adalah .....
a. Jika anak diajari segala sesuatu yang baik , akan baik hasilnya tanaman pun demikian adanya .
b. Oleh sebab itu , dalam merawat tanaman dan merawat anak harus memiliki keterampilan khusus
c. Dengan demikian , sang perawat harus memiliki keterampilan khusus di bidangnya masing – masing
d. Jadi , merawat tanaman maupun merawat anak sama – sama memerlukan keterampilan dan perhatian .
e. Jadi , merawat tanaman dan membesarkan anak adalah tugas sang perawat dengan penuh kasih sayang


SKL 19
MENENTUKAN SIMPULAN GENERALISASI
Paragraf Generalisasi merupakan pola pengembangan sebuah paragraf yang dibentuk melalui penarikan sebuah gagasan atau simpulan umum berdasarkan perihal atau kejadian.

CONTOH SOAL
1. Bacalah teks berikut ! Garis dan letak bodi samping yang menonjolkan air intake memang menjadi ciri sebuah mobil supersport . Bagian butiran mobil ini dipenuhi lampu LED motif sarang tawon yang jauh dari kesan tradisional . Empat buah knalpot di bagian spoiler menyiratkan kemampuan mesin 12 silinder dengan empat turbo – charger . Lantaran lebih dari separuh bodi didominasi mesin 6000 cc membuat kabin mobil ini hanya menyisakan dua kursi penumpang . Aroma balap sangat terasa pada bagian kokpit yang dijejali berbagai petunjuk , mulai mesin sampai perangkat audio . Simpulan yang tepat untuk melengkapi paragraf generalisasi tersebut adalah ......
a. Dengan segala kemewahan terdapat pada mobil supersport
b. Kokpit yang dijejali berbagai petunjuk nilai dari kecepatan mesin .
c. Interior dibuat dari bahan fiber karbon yang dibungkus kulit
d. Dengan demikian , aroma balap sangat terasa pada mobil supersport
e. Mobil supersport dilengkapi dengan berbagai fasilitas

2. Cermatilah paragraf berikut ! Pertumbuhan konsumen selular di negeri ini meningkat sangat cepat . Tidak ada lagi mahasiswa yang memiliki telepon selular begitu juga dengan SMA , SMP , bahkan SD telah menggunakan telepon selular untuk berkomunikasi dengan orang tua mereka . Pedagang keliling , seperti tukang bakso , tukang cendol menggunakan telepon selular sebagai sarana penjualan . Di pelosok pedesaan para orang tua juga sudah menggunakan telepon selular untuk berkomunikasi dengan anak mereka yang bekerja sebagai tenaga kerja luar negeri , seperti di hongkong , thailand , arab saudi dan singapura ......... Kalimat simpulan yang tepat untuk melengkapi paragraf generalisasi tersebut adalah ......
a. Semua lapisan masyarakat menggunakan telepon selular sebagai alat komunikasi
b. Penggunaan telepon selular tidak asing bagi masyarakat saat ini khususnya Indonesia
c. Telepon selular sebagai alat komunikasi jarak jauh sudah digunakan di mana – mana .
d. Berkomunikasi dengan telepon selular lebih mudah dan murah biayanya
e. Telepon selular lebih praktis dan mudah dibawa ke mana – mana oleh siapa saja .



SKL 20
MELENGKAPI PARAGRAF SEBAB – AKIBAT
Kemarau tahun ini cukup panjang. Sebelumnya, pohon-pohon di hutan sebagi penyerap air banyak yang ditebang. Di samping itu, irigasi di desa ini tidak lancar. Ditambah lagi dengan harga pupuk yang semakin mahal dan kurangnya pengetahuan para petani dalam menggarap lahan pertaniannya. Oleh karena itu, tidak mengherankan panen di desa ini selalu gagal.
Paragraf hubungan sebab akibat >> Paragraf yang dimulai dengan mengemukakan fakta khusus yang menjadi sebab, dan sampai pada simpulan yang menjadi akibat. Contoh Paragraf Sebab akibat : Hasil panen para petani di Desa Cikaret hampir setiap musim tidak memuaskan. Banyak tanaman yang mati sebelum berbuah karena diserang hama. Banyak pula tanaman yang tidak berhasil tumbuh dengan baik.
Paragraf hubungan akibat sebab >>Paragraf yang dimulai dengan fakta khusus yang menjadi akibat, kemudian fakta itu dianalisis untuk diambil kesimpulan.
Contoh Paragraf akibat Sebab : Bukan itu saja, pengairan pun tidak berjalan dengan lancar dan penataan letak tanaman tidak sesuai dengan aturannya. Semua itu merupakan akibat dari kurangnya pengetahuan para petani dalam pengolahan pertanian.
Pengertian Paragraf Sebab Akibat 1 Akibat 2 Dalam paragraf hubungan sebab akibat 1 akibat 2, suatu penyebab dapat menimbulkan serangkaian akibat. Akibat pertama berubah menjadi sebab yang menimbulkan akibat kedua. Demikian seterusnya hingga timbul beberapa akibat.
Contoh Paragraf Sebab Akibat 1 Akibat 2 : Pasokan beras di pasar tradisional pun semakin lama semakin menipis sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan beras. Hal ini mendorong pemerintah untuk melakukan impor beras dari negara tetangga dengan harapan masyarakat dapat terpenuhi kebutuhan pangannya selama menunggu hasil panen berikutnya.

CONTOH SOAL
1. Bacalah paragraf sebab – akibat berikut ! “mata rantai yang panjang juga berimbas pada sektor hulu . Para pedagang besar menekan harga di tingkat petani karena mahalnya biaya distribusi . Sementara , sistem distribusi seperti ini juga sangat memengaruhi kualitas buah karena semakin panjang dan rumitnya sistem distribusi [...........]” , kata ketua Himpunan Perbuahan Indonesia , Rudy Senjaya di jakarta , selasa (27/7). Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf sebab – akibat di atas adalah ......
a. Jadi keberadaan sistem distribusi ditinjau lagi
b. Maka akan semakin lama buah sampai ke konsumen
c. Karena itu , pengiriman buah ke pelanggan ditiadakan
d. Maka dari itu ini memerlukan pemikiran serius
e. Konsumen juga harus dapat memahami keadaan ini

2. Bacalah paragraf sebab akibat berikut! Sudah beberapa hari ibunya sakit. Ayahnya yang dinanti-nantikan dari Samarinda untuk menjaga ibunya belum juga datang. Adik-adiknya masih kecil belum bisa menjaga ibunya. Kalimat yang tepat untuk melengkapi parag;raf sebab akibat di atas adalah ...
a. Ibunya dibawa ke rumah sakit untuk berobat.
b. Pada hari ini ayahnya dihubungi terus-menerus tetapi tidak ada jawaban,
c. Ia minta pertolongan tetangga untuk mengobati ibunya.
d. Terpaksa ia tidak masuk sekolah untuk menjaga ibunya.
e. Adik-adiknya dibawa kedokterdititipkan kepada tetangganya.



SKL 21
MELENGKAPI SILOGISME DENGAN KALIMAT YANG TEPAT
Silogisme adalah penarikan konklusi secara deduktif tidak langsung yang konklusinya ditarik dari premis yang disediakan sekaligus. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam silogisme yaitu:
1. Premis mayor disajikan terlebih dahulu, lalu diikuti premis minor;
2. term penengah dilambangkan oleh M;
3. term mayor dilambangkan oleh P; dan
4. term minor dilambangkan oleh S.

PRINSIP DASAR SILOGISME
Ada dua prinsip dasar dalam silogisme.
1. Terdapat dua buah term, keduanya mempunyai hubungan dengan term lain, maka kedua term itu satu sama lainnya memiliki hubungan pula (A = C; B = C; ... A = C).
Contoh :
a. Pak Ewoy adalah ayah Ewey
b. Pak Ewoy adalah guru SD
c. Jadi, ayah Ewoy adalah guru SD

2. Terdapat dua buah term, satu di antaranya mempunyai hubungan dengan sebuah term ketiga, sedangkan term yang satu lagi tidak, maka kedua term itu tidak mempunyai hubungan satu sama lain (A = C; B = C; ... A = B).
Contoh :
a. Ani bukanlah putrid Pak Ano
b. Puteri Pak Ano sngatlah cantik
c. Jadi, Ani tidaklah cantik

CONTOH SOAL
1. Cermati silogisme berikut dengan seksama! PU : semua pejabat negara harus jujur dan hidup sederhana PK : Mogundha pejabat negara S : ....... Simpulan yang tepat untuk melengkapi silogisme tersebut adalah .... a. Mogundha pejabat negara yang jujur dan sederhana b. Mogundha harus jujur dan hidup sederhana c. Mogundha harus jujur dan sederhana karena seorang pejabat negara d. Mogundha seharusnya jujur dan sederhana 2. Perhatikan silogisme berikut! PU : Semua pelajar yang ingin maju tidak mengonsumsi narkoba PK : Siswanto seorang pelajar yang ingin maju S: ..... Kalimat simpulan yang tepat untuk melengkapi silogisme tersebut adalah .....
a. Siswanto seorang pelajar yang ingin tetap sehat
b. Semua pelajar tidak menyalahgunakan narkoba
c. Siswanto tidak mengonsumsi narkoba
d. Pelajar yang ingin tetap sehat tidak mengonsumsi narkoba
e. Siswanto ingin tetap sehat , tidak mengonsumsi narkoba



SKL 22
MELENGKAPI PARAGRAF NARASI 
Paragraf Narasi adalah paragraf yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian. Dalam karangan atau paragraf narasi terdapat alur cerita, tokoh, setting, dan konflik. Paragraf naratif tidak memiliki kalimat utama.

SECARA UMUM
1. Adanya unsur perbuatan atau tindakan.
2. Adanya unsur rangkaian waktu dan informatif.
3. Adanya sudut pandang penulis.
4. Menggunakan urutan waktu dan tempat yang berhubungan secara kausalitas.
5. Terdapat unsur tokoh yang digambarkan dengan memiliki karakter atau perwatakan yang jelas.
6. Terdapat latar tempat, waktu, dan suasana.
7. Mempunyai alur atau plot.
8. Paragraf narasi merupakan salah satu jenis paragraf yang mengisahkan suatu kejadian atau peristiwa berdasarkan urutan waktu. Paragraf narasi terdiri atas narasi kejadian dan narasi runtut cerita.
9. Paragraf narasi kejadian adalah paragraf yang menceritakan suatu kejadian atau peristiwa.
10. Paragraf narasi runtut cerita adalah pola pengembangan yang menceritakan suatu urutan dari tindakan atau perbuatan dalam menciptakan atau menghasilkan sesuatu.

BERDASARKAN JENIS CERITA, NARASI DIBAGI MENJADI DUA MACAM:
1. Narasi yang mengisahkan peristiwa yang benar-benar terjadi atau cerita nonfiksi. Misalnya, cerita perjuangan pahlawan, riwayat atau laporan perjalanan, biografi, dan autobiografi.
2. Narasi yang hanya mengisahkan suatu hasil rekaan, khayalan, atau imajinasi pengarang.
Jenis karangan ini dapat dilihat pada roman, cerpen, hikayat, dongeng, dan novel. Jenis karangan narasi ini disebut karangan narasi sugestif. Narasi sugestif selalu melibatkan daya khayal atau imajinasi karena sasaran yang ingin dicapai yaitu kesan terhadap peristiwa. Perhatikan contoh berikut! Kemudian mobil meluncur kembali, Nyonya Marta tampak bersandar lesu. Tangannya dibalut dan terikat ke leher. Mobil berhenti di depan rumah. Lalu bawahan suaminya beserta istri-istri mereka pada keluar rumah menyongsong. Tuan Hasan memapah istrinya yang sakit. Sementara bawahan Tuan Hasan saling berlomba menyambut kedatangan Nyonya Marta.

CONTOH SOAL
1. Bacalah paragraf narasi berikut ! Begitulah . Dengan sabar si tukang parkir kemudian kembali bertanya dan bertanya kepada si pemilik kios dan kepada para pemuda itu agar mengetahui persoalan mereka secara jelas . kemudian , pemuda itu ....... untuk meredakan suasana dan ketegangan . Sampai kemudian ia memegang tangan salah seorang yang tampaknya tidak dapat menahan emosinya . Ungkapan yang tepat utnuk mengisi bagian rumpang pada paragraf tersebut adalah ......
a. Berpangku tangan
b. Angkat tangan
c. Jabat tangan
d. Cuci tangan
e. Turun tangan

2. Bacalah dengan saksama paragraf narasi berikut ! Namun semua terjadi diluar perhitungan . Tidak dapat dihindari , mereka melihat anak itu dan dapat menandai dari seragam sekolah yang dikenakannya . Seorang dari mereka datang ke arah kami , mencengkeram , dan meranggut kerah baju di bagian lehernya . terdengar benang putus di bagian kerah yang direngut anak itu . Mereka menyeretnya dari sisiku . Aku langsung bertindak mencegahnya ...... Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ......
a. Kelompok pelajar yang sedang diamuk marah itu langsung memukuli anak itu
b. Kemudian dengan sangat brutal mereka melakukan penganiayaan pada anak itu
c. Akan tetapi , mereka mendorongku dengan kasar , membiarkan aku terjungkal di ata lantai .
d. Mereke dengan berang kembali menendang , memukul , dan menghempaas anak itu
e. Untunglah pada saat yang sama seorang polisi sedang merazia pelajar di gerbong lain .



SKL 23
MENYUSUN PARAGRAF PADU
Paragraf Padu adalah gabungan dari beberapa kalimat yang saling berkaitan untuk menunjang pokok pikiran paragraf utama.

CONTOH SOAL
1. Bacalah paragraf berikut ini dengan sekssama ! (1)Di bagian belakang pasar berderet kios – kios yang sebagian besar dibiarkan terbuka tanpa penutup . (2) tidak jauh dari situ tampak tumpukan sampah yang menggunung dan meluber hingga ke depan kios . (3) Kotoran dan sampah pun menumpuk di dalam kios . (4) kesibukan orang – orang bertransaksi sudah terlihat . (5) bau busuk sampah menyengat tercium di mana – mana . Kalimat yang tidak padu dalam paragraf tersebut adalah kalimat nomor ....
a. (1)
b. (2)
c. (3)
d. (4)
e. (5)

2. Cematilah kalimat – kalimat berikut ! (1) Di tengah kemungkinan baru itu jumlah kaum tertindas (mustadl,Afin) baru terus meningkat dan kualitas ketertindasannya pun bertambah (2) Kita sekarang berada di bawah tekanan kemungkaran – kemungkaran baru (3) Bahkan , kemungkaran itu bisa hadir dalam negara (4) Kemungkinan itu bisa hadir dalam diri pribadi kita , dalam keluarga , dan dalam masyarakat . (5) Lebih dari itu , kemungkaran bisa hadir atas nama negara Urutan kalimat yang tepat agar menjadi paragraf yang padu adalah ....
a. (2),(4),(3),(5),dan (1)
b. (4),(1),(3),(5),dan (5)
c. (4),(1),(3),(5),dan (2)
d. (4),(1),(5),(2),dan (3)
e. (5),(2),(3),(4),dan (1)



SKL 24
MELENGKAPI TEKS PIDATO DENGAN KALIMAT PERSUASIF
Kalimat Persuasi adalah jenis paragraf yang mengungkapkan ide, gagasan, atau pendapat penulis dengan disertai dengan bukti dan fakta (benar-benar terjadi). Tujuannya adalah agar pembaca yakin bahwa ide, gagasan, atau pendapat tersebut adalah benar dan terbukti dan juga melaksanakan apa yang menjadi ajakan dari ide tersebut. Paragraf persuasi memang memiliki banyak kesamaan dengan paragraf argumentasi, bedanya paragraf persuasi lebih cenderung menjadi sebuah ajakan.

Ciri-ciri paragraf persuasi :
1. Persuasi berasal dari pendirian bahwa pikiran manusia dapat diubah.
2. Harus menimbulkan kepercayaan para pembacanya.
3. Persuasi harus dapat menciptakan kesepakatan atau penyesuaian melalui kepercayaan antara penulis dengan pembaca.
4. Persuasi sedapat mungkin menghindari konflik agar kepercayaan tidak hilang dan supaya kesepakatan pendapatnya tercapai.
5. Persuasi memerlukan fakta dan data.

Pendekatan Kalimat Persuasi Pendekatan yang dipakai dalam persuasi adalah pendekatan emotif yang berusaha membangkitkan dan merangsang emosi.
Contoh :
1. Propaganda kelompok / golongan, kampanye Tujuannya agar masyarakat mendukung partai, kelompok atau golongan tersebut.
2. Iklan dalam media massa,lebaran, dsb
Tujuannya agar pembaca atau siapapun yang melihat iklan tersebut membeli barang atau menggunakan jasa tersebut.

CONTOH SOAL
1. Bacalah teks pidato berikut dengan saksama! Sebelum saya mengakhiri pidato yang bertajuk “menyeimbangkan Pendidikan Iptek dengan Agama” ini , saya ingin berpesan kepada hadirin , yaitu kita tanamkan keyakinan kepada mereka bahwa hanya melali pendidikan umum dan pendidikan agama yang selaras dan seimbang , insya Allah hidup manusia akan selamat , bahagia , dan sejahtera di dunia dan di akhirat ... Kalimat persuasif yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang tersebut adalah ....
a. Mari kita tekankan agar generasi muda tidak hanya mengejar pengetahuan umum , atau pengetahuan agama , tetapi hendaknya juga meliputi keduanya.
b. Mari kita tekankan agar generasi muda benar – benar mengejar pengetahuan umum saja yang semakin tertinggal dengan bangsa lain
c. Mari kita mengajak generasi muda agar lebih banyak mengejar pengetahuan umum dibandingkan dengan pengetahuan agama
d. Mari kita sama – sama mengingatkan generasi muda agar mengejar pengetahuan umum walau samapai ke negeri cina

2. Cermati teks pidato rumpang berikut ! Saudara sebangsa dan setanah air , Dengan ketekunan , keyakinan , dan kerja keras kita bersama , insya allah , bangsa dan negara kita akan terus berkembang , kehidupan rakyat akan semakin sejahtera , dalam kerangka kehidupan yang semakin aman dan semakin adil . Dengan ini pula , saya yakin , bangsa kita akan menjadi bangsa yang disegani dan dihormati oleh bangsa – bangsa lain di dunia . Suasana gembira hari ini diselimuti oleh rasa optimisme yang besar . namun , kita harus ingat , bahwa kita akan melampaui masa yang sulit dan akan menhadapi tantangan yang berat .... Kalimat persuasif yang tepat melengkapi teks tersebut adalah ....
a. Marilah kita membuka lembaran baru dalam sejarah indonesia
b. Saya berharap kita dapat mengatasi berbagai persoalan yang kita hadapi
c. Marilah kita bekerja keras untuk menghadapi segala tantangan yang berat ini
d. Marilah kita menyongsong pemerintahan baru dengan semangat baru
e. Mari kita jalankan tugas dan kewajiban tersebut dengan penuh tanggung jawab



SKL 25
MENENTUKAN KALIMAT DALAM LATAR BELAKANG KARYA TULIS
Latar belakang ini pada umumnya ada di bagian pertama pada Tulisan, atau di BAB Pendahuluan. Namun tidak jarang di antara kita merasa bingung apa yang harus ditulis pada bagian "Latar Belakang" itu. Sehingga banyak di antara kita yang menganggap bahwa Latar Belakang itu sekedar basa-basi, tidak relevan dengan isi Tulisan, atau sekedar pembukaan biasa. Padahal Latar Belakang justru bagian yang penting sebagai titik tolak untuk memberikan pemahaman kepada pembaca mengenai apa penyebab munculnya Tulisan kita. Dari Latar Belakang lah dapat kita perlihatkan sebuah "milestone" kepada pembaca. Latar Belakang lah yang memberikan penjelasan rasional mengenai penyebab mengapa Tulisan kita muncul. Latar belakang terdiri dari tiga unsur, yaitu:
1. Kondisi ideal
2. Kondisi saat ini
3. Solusi / suatu hal untuk mengatasi gap antara kondisi saat ini dengan kondisi ideal

CONTOH SOAL
1. Seorang siswa membuat sebuah karya tulis bertemakan "Pantun". Rumusan latar belakang berikut ini yang tidak sesuai dengan tema karya tulis tersebut adalah ........
a. Banyak ditemukan bentuk-bentuk pantun yang tidak memenuhi aturan yang berlaku.
b. Pantun sekarang tidak lagi dikenal masyarakat, terutama kaum muda
c. Acara "Berbalas Pantun" di televisi ternyata peminatnya sangat banyak
d. Banyak dijumpai pantun baru hasil ciptaan para remaja yang menarik
e. Banyak lagu-lagu yang syairnya ternyata berbentuk pantun.

2. Perhatikan kesimpulan karya tulis berikut! Berdasarkan uraian-uraian tersebut, jelaslah bahwa minat dan apresiasi sastra siswa SMA terhadap puisi cukup tinggi. Kalimat saran yang sesuai dengan kesimpulan isi karya tulis tersebut adalah ........
a. Hendaknya sekolah-sekolah mengundang para penyair untuk membacakan puisi-puisinya.
b. Hendaknya pemerintah menyediakan gedung khusus pengembangan sastra.
c. Hendaknya siswa SMA mengumpulkan bermacam-macam puisi dan membukukannya.
d. Hendaknya lomba baca puisi dapat dijadikan kegiatan intrakurikuler dalam kurikulum sekolah.
e. Hendaknya lomba baca puisi dapat dijadikan kegiatan intrakurikuler dalam kurikulum sekolah.



SKL 26
MEMPERBAIKI STRUKTUR KALIMAT YANG SALAH TATA KALIMAT
A. Frase
Frase adalah satuan gramatik yang terdiri dari dua kata atau lebih yang tidak melampaui batas fungsi. Misalnya: akan datang, kemarin pagi, yang sedang menulis.

B. Klausa
Klausa adalah satuan gramatika yang terdiri dari subjek (S) dan predikat (P) baik disertai objek (O), dan keterangan (K), serta memilki potensi untuk menjadi kalimat. Misalnya: banyak orang mengatakan unsur inti klausa ialah subjek (S) dan predikat (P).

C. Kalimat
Kalimat adalah satuan bahasa yang terdiri dari dua kata atau lebih yang mengandung pikiran yang lengkap dan punya pola intonasi akhir. Contoh: Ayah membaca koran di teras belakang.

D. Konjungsi
Konjungsi antarklausa, antarkalimat, dan antarparagraf. Konjungsi atau kata sambung adalah kata-kata yang menghubungkan bagian-bagian kalimat, menghubungkan antarkalimat, antarklausa, antarkata, dan antarparagraf.
1. Konjungsi antar klausa
a. Yang sederajat: dan, atau, tetapi, lalu, kemudian.
b. Yang tidak sederajat: ketika, bahwa, karena, meskipun, jika, apabila.

2. Konjungsi antarkalimat: akan tetapi, oleh karena itu, jadi, dengan demikian.
3. Konjungsi antarparagraf: selain itu, adapun, namun.

KALIMAT MAJEMUK
Suatu bentuk kalimat luas hasil penggabungan atau perluasan kalimat tunggal sehingga membentuk satu pola kalimat baru di samping pola yang ada. Kalimat majemuk dibagi menjadi :
1. Kalimat majemuk setara (koordinatif) Kalimat gabung yang hubungan antar pola-pola kalimat di dalamnya sederajat atau seharkat.
Ciri-ciri :
1. Kedudukan pola-pola kalimat, sama derajatnya.
2. Penggabungannya disertai perubahan intonasi.
3. Berkata tugas/penghubung, pembeda sifat kesetaraan.
4. Pola umum uraian jabatan kata : S-P+S-P 1. Kalimat majemuk rapatan
5. Kalimat majemuk bertingkat (subordinatif) Majemuk bertingkat adalah kalimat luas yang mana perluasannya membentuk klausa bawahan (anak kalimat).
6. Kalimat majemuk campuran

CONTOH SOAL
1. Struktur kalimat yang tepat dari beberapa kalimat di bawah ini adalah ...
a. Anak perempuan itu rajin belajar
b. Paman sedang diperbaiki kursi
c. Rumah luas sekali halaman itu
d. Ke rumah paman saya pergi

2. Cermatilah kalimat ini ! Dalam filmini ingin mengatakan bahwa orang – orang yang menghakimi itu sesungguhnya tidak tahu betul soal diri ajeng alias Cuma sok tahu . Perbaikan yang tepat terhadap struktur yang salah pada kalimat tersebut adalah ...
a. Dalam film ini ingin menceritakan orang – orang yang menghakimi Ajeng itu cuma sok tahu .
b. Film ini ingin mengatakan bahwa orang – orang yang menhakimi itu sesungguhnya tidak tahu betul soal diri Ajeng alias cuma sok tahu.
c. Film ini ingin mengatakan tentang orang – orang yang dihakimi itu bahwa sesungguhnya diri Ajeng itu Cuma sok tahu
d. Film ini ingin menceritakan orang – orang yang menghakimi diri Ajeng itu cuma sok tahu
e. Film ini dikatakan oleh orang – orang yang menghakimi Ajeng itu sebagai orang yang Cuma sok tahu.



SKL 27
MENENTUKAN KALIMAT YANG TEPAT DALAM KARYA TULIS
Karya tulis ilmiah adalah : karya tulis yang memiliki karakteristik keilmuan dan memenuhi syarat keilmuan, yaitu:
1. Isi kajian berada pada lingkup pengetahuan ilmiah.
2. Menggunakan metode berpikir ilmiah.
3. Sosok tulisan keilmuan Jenis-jenis karya tulis ilmiah

A. Buku Pelajaran
Dikatakan sebagai karya tulis ilmiah di bidang pendidikan karena memiliki kebenaran ilmiah dan disusun dengan landasan teori tertentu.

B. Makalah
Makalah adalah sebuah karya tulis ilmiah mengenai suatu topik tertentu yang mencakup dalam ruang lingkup permasalahan.
Ciri-ciri makalah :
1. Merupakan hasil kajian literatur atau hasil laporan pelaksanaan kegiatan lapangan mengenai suatu permasalahan.
2. Mendemonstrasikan pemahaman teoritik dan kemampuan menerapkan prosedur, prinsip dan teori yang berhubungan dengan permasalahan
3. Menunjukkan kemampuan pemahaman isi dan berbagai sumber yang digunakan.
4. Mendemonstrasikan kemampuan menyusun berbagai sumber informasi dalam satu kesatuan sintesis yang utuh.

CONTOH SOAL
1. Cermatilah penggunaan kata dalam kalimat karya tulis berikut ! Penulis tergelitik hatinya untuk melakukan penelitian iklim organisasi di sekolah tersebut . Makna lugas ( yang sebenarnya ) untuk pengganti kelompok kata yang bercetak miring tersebut adalah ...
a. Terkesan
b. Tertarik
c. Terpanggil
d. Terpaksa
e. Tersentuh

2. Cermatilah tema karya tulis berikut ! Penerapan ejaan yang disempurnakan (EYD) dalam karangan siswa sma di jakarta . Latar belakang karya tulis yang sesuai dengan tersebut adalah ...
a. Sering ditemukan kesalahan penggunaan EYD dalam karangan siswa SMA di Jakarta
b. Siswa SMA di Jakarta perlu belajar tentang cara mengarang yang baik
c. Setiap mengarang siswa SMA di Jakarta selalu menggunakan kalimat baku
d. Siswa SMA harus menggunakan kaidah penulisan dalam mengarang
e. Setiap mengerjakan tugas bahasa Indonesia sejak SMA tidak menggunakan EYD



SKL 28
MENENTUKAN PENULISAN JUDUL KARYA TULIS YANG TEPAT
Karya tulis ilmiah adalah : karya tulis yang memiliki karakteristik keilmuan dan memenuhi syarat keilmuan, yaitu:
1. Isi kajian berada pada lingkup pengetahuan ilmiah.
2. Menggunakan metode berpikir ilmiah.
3. Sosok tulisan keilmuan Jenis-jenis karya tulis ilmiah

A. Buku Pelajaran
Dikatakan sebagai karya tulis ilmiah di bidang pendidikan karena memiliki kebenaran ilmiah dan disusun dengan landasan teori tertentu.

B. Makalah Makalah adalah sebuah karya tulis ilmiah mengenai suatu topik tertentu yang mencakup dalam ruang lingkup permasalahan.
Ciri-ciri makalah
1. Merupakan hasil kajian literatur atau hasil laporan pelaksanaan kegiatan lapangan mengenai suatu permasalahan.
2. Mendemonstrasikan pemahaman teoritik dan kemampuan menerapkan prosedur, prinsip dan teori yang berhubungan dengan permasalahan
3. Menunjukkan kemampuan pemahaman isi dan berbagai sumber yang digunakan.
4. Mendemonstrasikan kemampuan menyusun berbagai sumber informasi dalam satu kesatuan sintesis yang utuh.

Kerangka Makalah :
1. Pendahuluan
2. Isi Artikel
3. Kerangka Umum Sebuah Makalah Akademis
4. Daftar Pustaka

CONTOH SOAL
1. Cermatilah penggunaan kata dalam kalimat karya tulis berikut ! Penulis tergelitik hatinya untuk melakukan penelitian iklim organisasi di sekolah tersebut . Makna lugas ( yang sebenarnya ) untuk pengganti kelompk kata yang bercetak miring tersebut adalah ...
a. Terkesan
b. Tertarik
c. Terpanggil
d. Terpaksa
e. Tersentuh

2. Cermatilah tema karya tulis berikut ! Penerapan ejaan yang disempurnakan (EYD) dalam karangan siswa sma di jakarta . Latar belakang karya tulis yang sesuai dengan tersebut adalah ...
a. Sering ditemukan kesalahan penggunaan EYD dalam karangan siswa SMA di Jakarta
b. Siswa SMA di Jakarta perlu belajar tentang cara mengarang yang baik
c. Setiap mengarang siswa SMA di Jakarta selalu menggunakan kalimat baku
d. Siswa SMA harus menggunakan kaidah penulisan dalam mengarang
e. Setiap mengerjakan tugas bahasa Indonesia sejak SMA tidak menggunakan EYD


SKL 29
MENENTUKAN KALIMAT YANG SESUAI DENGAN KONTEKS SURAT (ISI DAN BAGIAN / STRUKTUR) DAN PENULISAN SURAT LAMARAN PEKERJAAN
Menulis Surat Lamaran Pekerjaan Salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah membuat surat lamaran pekerjaan. Surat lamaran pekerjaan ialah permhnan untuk memperleh suatu pekerjaan atau jabatan. Banyak yang tidak mendapatkan pekerjaan, bukan karena tidak memiliki kemampuan, tetapi karena tidak mampu menulis surat lamaran kerja dengan baik. Biasanya terdapat tiga hal yang diperhatikan dalam menulis surat lamaran pekerjaan yakni identitas pelamar, kualifikasi pelamar, dan data lengkap pelamar.

Unsur-unsur surat lamaran pekerjaan sebagai berikut :
1. Tanggal surat
2. Lampiran
3. Perihal surat, alamat surat
4. Salam pembuka
5. Isi surat
6. Salam penutup

Surat lamaran pekerjaan termasuk jenis surat dinas karena disampaikan seseorang ke pihak lain yang berkaitan dengan perusahaan atau lembaga-lembaga pemerintahan. Untuk itu, kamu harus mampu membuat surat lamaran pekerjaan.

CONTOH SOAL
SKL Bahasa Indonesia dengan Pembahasannya PLUS Soal
1. Kalimat pembuka surat lamaran pekerjaan yang sesuai dengan iklan lowongan kerja tersebut adalah ...
a. Berdasarkan iklan di harian Pikiran Rakyat , 22 Juni 2008 , saya mengajukan lamaran sebagai Desk Collector (DC) di perusahaan bapak
b. Sehubungan dengan iklan bapak di harian Pikiran Rakyat , 22 Juni 2008 , mohon saya di terima sebagai karyawan
c. Bersama ini saya melamar pekerjaan sebagai Desk Collector yang tercantum dalam iklan Pikiran Rakyat , 22 Juni 2008
d. Berdasarkan iklan lowongan pekerjaan di harian Pikiran Rakyat , 22 Juni 2008 , maka bermaksud melamar pekerjaan kepada bapak
e. Sehubungan dengan iklan lowongan pekerjaan di harian Pikiran Rakyat , 22 Juni 2008 , saya mengajukan lamaran mohon untuk diterima.

SKL Bahasa Indonesia dengan Pembahasannya PLUS Soal
2. Kalimat pembuka surat lamaran pekerjaan yang tepat berdasarkan iklan di atas adalah .....
a. Dengan hormat , melalui lamaran ini saya mengajukan permohonan untuk bergabung dengan tim saudara b. Bersama ini saya ajukan lamaran pekerjaan kepada Direksi PT Bank Maspion Indonesia
c. Setelah membaca dalam harian kompas , tanggal 7 Juli 2007 , saya mengajukan surat lamaran pekerjaan dan siap bergabung dengan tim saudara
d. Berkenaan dengan iklan yang dimuat pada harian kompas , tanggal 7 Juli 2007 , saya mengajukan lamaran pekerjaan untuk posisi staff IT
e. Dengan ini saya mohon agar Bapak berkenan menerima lamaran ini untuk ditempatkan pada posisi yang mana saja.



SKL 30
MENENTUKAN KALIMAT RESENSI DAN ALASANNYA
Resensi adalah suatu tulisan atau ulasan mengenai nilai sebuah hasil karya atau buku. Tujuan resensi adalah menyampaikan kepada para pembaca apakah sebuah buku atau hasil karya itu patut mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak.Seorang penulis resensi (pertimbangan buku) bertolak dari tujuan untuk membantu para pembaca dalam menentukan perlu tidaknya membaca sebuah buku tertentu atau perlu tidaknya menikmati suatu hasil karya seni. Hasil karya seni misalnya: drama, film, sinetron, sebuah pementasan, dst.Resensi harus disesuaikan dengan selera pembaca. Oleh karena itu resensi yang dimuat melalui sebuah majalah mungkin tidak sama dengan yang disiarkan oleh majalah lain. Resensi juga harus disesuaikan dengan tingkat pendidikan para pembacanya. Pembaca merupakan orang-orang yang akan dihadapi secara langsung oleh penulis resensi.Untuk memberi pertimbangan atau penilaian secara objektif atas sebuah hasil karya atau buku, penulis resensi harus memperhatikan dua faktor:
1. Penulis resensi harus memahami sepenuhnya tujuan pengarang buku. Hal ini dapat dilihat dari Kata Pengantar.
2. Penulis resensi harus menyadari sepenuhnya apa maksudnya membuat resensi.

Adapun struktur dari resensi adalah sebagai berikut:
1. Tema resensi Tujuannya untuk menarik pembaca
2. Deskripsi isi buku Dengan deskripsi, pembaca yang belum tahu, dapat memperoleh gambaran tentang isi buku tersebut. Deskripsi buku tidak hanya terdisri dari isi buku, melainkan juga identitasnya. Antara lain: penerbit, tahun terbit, tempat terbit, tebal buku, format (ukuran), dan harga. Penulis resensi juga dapat memperkenalkan pengarang/penulis bukunya, missal: nama, ketenarannya, dan buku atau karyanya.
3. Jenis buku Penulis resensi juga harus mencantumkan jenis buku tersebut, baik secara eksplisit maupun implisit.
4. Keunggulan dan kekurangan buku Untuk menentukan keunggulan dan kekurangan buku, dapat dilihat berdasarkan:
a. Organisasi (kerangka)
b. Isi -> apakah sudah jelas/tuntas, ada uraian/contoh tidak, berikut pembahasannya.
c. Teknik -> perwajahan (lay-out), kebersihan, pencetakan kata-katanya, tanda baca, dst.
5. Nilai buku Penulis resensi juga harus memberikan sugesti kepada pembaca, apakah buku tersebut layak dibaca atau tidak. Tetapi penilaian yang diberikan harus objektif.

CONTOH SOAL
1. Bacalah kutipan resensi berikut dengan seksama! Cerita ini baik mudah ditangkap . Pengarang menyajikan masalah yang aktual dan sering kita jumpai sehari – hari . Semuanya dapat diterima akal sehat serta tidak membosankan . Pengarang menguraikan secara panjang lebar karakter tokoh – tokohnya . jadi , ceritanya tidak kabur . Sayang pengarang sering mengulang – ulang kisah yang porno . Dalam satu buku , mungkin lebih dari empat kisah .Kalimat resensi yang mengungkapkan keunggulan buku adalah ...
a. Cerita dapat diterima akal sehat dan tidak membosankan
b. Karakter tidak tergambar dengan cepat dan membaca berulang – ulang
c. Pengarang menghidupkan cerita dengan cerita porno dan mengulanginya
d. Cerita diungkapkan seperti lazimnya cerita yang lain e. Kebosanan dapat di atasi oleh pembaca buku ini

2. Bacalah paragraf berikut dengan seksama ! Dalam bagian pengantar , Prof . Bakdi Sumanto dari UGM menyatakan bahwa yang dimaksud penulis dengan teater tradisional bukanlah teater mentradisi , melainkan teater yang dilahirkan dari upacara – upacara adat . Ini berkait erat dengan kepercayaan animistik . Akan tetapi , perubahan zaman memengaruhi pula teater tradisional .Kalimat resensi yang sesuai dengan penjelasan tersebut adalah ...
a. buku ini memaparkan wawasan tentang upaya pengembangan teater tradisional yang diwarnai dengan animistik dan diamistik
b. Pada bagian akhir buku , penulis berbicara tentang perkembangan teater tradisional Indonesia
c. Buku ini memberikan gambaran mengenai berbagai jenis teater tradisional yang ada di Indonesia
d. Pemberian penghargaan merupakan upaya untuk mengembangkan nilai – nilai budaya dan memberikan apresiasi
e. Terbitnya buku ini merupakan suatu kebetulan yang menguntungkan karena memuat informasi tentang teater tradisional



SKL 31
MENENTUKAN PUISI DENGAN LARIK YANG BERMAJAS
Puisi adalah sebuah bentuk karya sastra singkat untuk menuangkan apa yan ada di pikiran kita, apa yang ada di hati kita, dan apa yang ada di jiwa kita. Dikatakan singkat karena puisi adalah bentuk karya sastra yang paling pendek jika dibandingkan cerpen atau novel. Majas atau gaya bahasa adalah pemanfaatan kekayaan bahasa, pemakaian ragam tertentu untuk memperoleh efek-efek tertentu, keseluruhan ciri bahasa sekelompok penulis sastra dan cara khas dalam menyampaikan pikiran dan perasaan, baik secara lisan maupun tertulis

CONTOH SOAL
1. Doakan perjuangan kami , Pak ! Mereka naik truk kembali Masih meneriakkan terima kasihnya “Hidup Pak Rambutan ! Hidup rakyat!” Berdasarkan bait puisi tersebut , larik yang bermajas adalah ...
a. Pertama
b. Kedua
c. Ketiga
d. Keempat

2. Ombak memecah di tepi pantai Angin berhembus lemah lembut ....
Di ruang angkasa awan bergelut
Larik bermajas untuk melengkapi baris ketiga puisi tersebut adalah ....
a. Nyiur bergerak ditiup angin
b. Udara begitu terasa dingin
c. Puncak nyiur melambai – lambai
d. Langit hitam dan kelam


SKL 32
MELENGKAPI DIALOG TEKS DRAMA
Drama adalah rekaman-rekaman peristiwa yang terjadi di dunia nyata dan imajinasi pengarang yang dipentaskan di panggung atau di mana pun. Di Indonesia kegiatan ini dikenal sejak zaman kolonialisme. Di zaman Belanda kita mengenal istilah toneel dan zaman Jepang dikenal istilah sandiwara karena Jepang melarang istilah-istilah yang berbau kebelanda-belandaan. Istilah drama sendiri berasal dari Bahasa Perancis “draomei” yang sepadan dengan “to act” dalam bahasa Inggris. Salah satu unsur yang terdapat dalam drama adalah dialog.
Dialog adalah (1) percakapan di dalam karya sastra antara dua tokoh atau lebih; (2) karangan yang menggambarkan percakapan di antara dua tokoh atau lebih. Di dalam dialog tercermin pertukaran pikiran atau pendapat; dipakai di dalam drama, novel, cerita pendek, dan puisi naratif untuk mengungkapkan watak tokoh dan melancarkan lakuan. Fungsi dialog dalam drama adalah melukiskan watak tokoh-tokohnya, mengembangkan plot dan menjelaskan isi cerita kepada penonton, memberikan isyarat peristiwa yang mendahului maupun yang akan datang, dan memberikan komentar terhadap peristiwa yang sedang terjadi dalam drama tersebut.

CONTOH SOAL
1. Anton : Aku perlu bantuanmu untuk menyusun surat protes itu. Rini : Kurasa tak ada gunanya kita protes. Kita sudah kalah. Bagi kita, kepala sekolah bukan guru lagi, bukan pendidik. Ia berlagak penguasa. Kardi : Itu tafsiranmu, Rin. Menurut dia, tindakannya itu mendidik. Anton : Mendidik, tetapi mendidik pemberontak. Bukan mendidik anak-anaknya sendiri. Gila! Kardi : seperti .................. Kalimat untuk melengkapi dialog di atas adalah …
a. Memelihara anak singa
b. Membesarkan srigala di kandang ayam
c. Menegakkan benang basah
d. Mencari jarum di tumpukan jerami
e. Menulis di air

2. Bacalah dialog berikut dengan saksama! Nita : Fik, kamu mengerti tidak akibat orang yang suka mengonsumsi narkoba? Ifik : Tahu, Kak. Kan sudah diajarkan dan dijelaskan panjang lebar oleh dokter sekolah kami. Nita : Tetapi, mengapa kamu tidak melarang temanteman kamu si Kiki. Ifik : Kakak Nita saja yang memberitahukan karena kalau saya, tidak mau menurut. Nita : Ya, kamu jangan mencontoh dia ya. Kalau sudah terperangkap, menyesal juga tidak ada gunanya. Ibarat peribahasa, "...". Peribahasa yang tepat untuk melanjutkan dialog tersebut adalah ...
a. Tergantung di akar lapuk.
b. Nasi sudah menjadi bubur.
c. Menangguk di air keruh.
d. Berumah di tepi pantai.
e. Besar kapal besar gelombang.


SKL 33
MENENTUKAN KALIMAT KRITIK SASTRA
Istilah ”kritik” (sastra) berasal dari bahasa Yunani yaitu krites yang berarti ”hakim”. Krites sendiri berasal dari krinein ”menghakimi”; kriterion yang berarti ”dasar penghakiman” dan kritikos berarti ”hakim kasustraan”. Kritik sastra dapat diartikan sebagai salah satu objek studi sastra (cabang ilmu sastra) yang melakukan analisis, penafsiran, dan penilaian terhadap teks sastra sebagai karya seni.

CONTOH SOAL
1. Kata Bayan, “Adalah konon seorang perempuan terlalu baik parasnya. Maka ia nikah dengan seorang laki-laki terlalu amat cembruan; selama ia duduk dengan istrinya itu, jangankan ia pergi berniaga, berjalan jauhpun ia tidak pernah. Hatta, beberapa lamanya maka segala harta yang dibawanya pun habislah. Maka kata perempuan itu, “Hai, tuan Hamba! Betapa hal kita ini? Tiada lagi yang dimakan, baiklah Tuan pergi berlayar mencari makanan! Apakah kesudahanya demikian ini? Maka sahut suaminya, “Tiada aku mau bercerai dengan Tuan dan tiada aku percaya akan dikau kalau-kalau peninggalku ini dikau berbuat jahat. Nilai moral yang terkandung dalam kutipan tersebut adalah ….
A. Istri yang berperilaku berpura-pura memperhatinkan suaminya dan selalu setia mendampingi suami-suaminya.
B. Suami yang bertingkah laku berlebihan menuntut istrinya agar selalu patuh dan setia mendampinginya.
C. Perilaku seorang suami yang tidak percaya akan kesetian isrtinya karena cemburu yang berlebihan.
D. Perbuatan suami yang semena-mena mengekang istrinya karena menyesali perkawinan yang telah mereka lakukan.
E. Seorang istri yang selalu setia mendampingi suaminya dan rela hidup dalam kesederhanaan asal berdekatan selalu.

2. Pak kepala kanwil berkata dengan pelan dan pasti, namun cukup menusuk perasaan Setyani. Sosok pemimpin yang tegas dan kaku menurut setyani itu, berulang kali mengucapkan kata-kata mutiara yang menyebalkan. Hati Setyani berletupan. “Ya, Bapak tidak mengalami sth, coba kalau istri Bapak yang harus memilih ultimatum itu. Bagaiman sikap Bapak? Bagimana perasaan Bapak? Memang benar sebagai seorang pemimpin Bapak bersikap tegas. Tetapi, apakah tidak ada penimbangan lain yang bersifat lebih manusiawi. Mengapa Bapak tidak menelusuri, mengapa suamimu pindah? Apa alasan pindah tugas? Bapak hanya menyapu rata. Bapak hanya menyapu bersih, mengambil permukaannya saja, tanpa” mengikut sertakan perasaan. Yang ini telah dilupakan Bapak. Bukankah Bapak juga sebagai kepala rumah tangga yang dalam kesehariannya juga dikelilingi oleh anak dan istri yang setia? Di kantor memang Bapak pemimpin yang wibawa dan tegas. Tetapi, apakah salah jika dalam mengambil keputusan dan mengeluarkan dogma, Bapak mengikutsertakan sisi lain sebagai pertimbangan, yaitu nurani dan kemanusiaan misalnya. Semua permasalahan toh ada solusinya.Nilai moral yang terkandung dalam penggalan cerpen tersebut adalah ….
A. Pemimpin yang baik mengambil keputusan secara tegas dan mempertimbangkan kemanusiaan.
B. Sikap tegas dan wibawa pemimpin kepada bawahannya tanpa pilih kasih atau adil.
C. Kesulitan seseorang dalam mengambil keputusan yang terbaik karena mempertimbangkan keadilan.
D. Kepedulian pemimpin terhadap masalah tugas dan keluarga yang kedua hal tersebut sama beratnya.
E. Risiko seorang pegawai dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai anak buah.



SKL 34
MENYUSUN KALIMAT DALAM SURAT RESMI (SURAT UNDANGAN) PENGERTIAN SURAT RESMI
Surat merupakan media komunikasi tertulis antara seseorang atau lembaga dengan seseorang atau lembaga lainnya. Sebagai media komunikasi tulis, surat memiliki kelebihan, yakni memberikan kesempatan yang lebih leluasa untuk berpikir dan merenungkan hal-hal yang akan disampaikan kepada orang lain.
Fungsi surat adalah sebagai berikut:
1. alat komunikasi,
2. alat bukti tertulis,
3. alat bukti historis,
4. alat pengingat,
5. pedoman kerja, dan
6. sebagai duta organisasi.

Bahasa surat yang baik harus memenuhi ketentuan berikut :
1. Bahasa yang digunakan benar/baku sesuai dengan kaidah, baik tentang ejaan, pemilihan kata, bentuk kata, maupun kalimatnya. Bahasa surat harus logis, wajar, hemat, cermat, sopan, dan menarik.
2. Isi surat dinyatakan secara ringkas, jelas, dan eksplisit. penulisan yang benar.
3. Disusun dengan teknik penyusunan surat yang benar.
4. Bahasa baku, bahasa yang diakui benar menurut kaidah yang sudah dilazimkan. Penggunaan bahasa baku dapat membawa wibawa seseorang dan dipandang sebagai lambang status sosial yang tinggi.
5. Bahasa efektif, bahasa yang secara tepat dapat mencapai sasarannya.
Ciri bahasa efektif adalah sederhana/wajar, ringkas, jelas, sopan, dan menarik.

BAGIAN-BAGIAN SURAT RESMI
1. Kepala surat
2. Tanggal surat
3. Nomor surat
4. Lampiran
5. Perihal surat
6. Alamat surat
7. Salam pembuka
8. Isi
9. Salam Penutup
10. Jabatan tanda tangan,
11. Tembusan nama jelas
12. Inisial

CONTOH SOAL
1. Kalimat penutup surat undangan resmi yang tepat adalah ...
a. Mohon kehadiran bapak / ibu tepat waktu
b. Kehadiran bapak / ibu merupakan suatu kehormatan bagi kami
c. kehadiran bapak / ibu merupakan kelancaran rapat pengurus nanti d. kehadiran bapak / ibu tepat waktu merupakan disiplin waktu rapat
e. atas perhatian bapak / ibu , kami ucapkan terima kasih

2. salam pembuka surat resmi yang tepat adalah ...
a. Hormat saya,
b. hormat saya,
c. Dengan hormat,
d. dengan hormat,
e. Kepada,



SKL 35
MELENGKAPI PARAGRAF DENGAN PERIBAHASA
Peribahasa adalah ayat atau kelompok kata yang mempunyai susunan yang tetap dan mengandung pengertian tertentu, bidal, pepatah. Beberapa peribahasa merupakan perumpamaan yaitu perbandingan makna yang sangat jelas karena didahului oleh perkataan "seolah-olah", "ibarat", "bak", "seperti", "laksana", "macam", "bagai", dan "umpama".

CONTOH SOAL
1. Setelah membaca pengumuman lewat internet , ia Bagai kacang direbus satu. Peribahasa di atas bermakna ...
a. Sangat girang
b. Sangat sedih
c. Dalam keadaan lemas
d. Dalam keadaan terharu
e. Tidak mendapat hasil

2. Kalimat yang mengandung peribahasa yang semakna dengan tong kosong berbunyi nyaring adalah ...
a. Anak itu tidak disukai karena seperti air beriak tanda tak dalam
b. Memberi sesuatu kepada dia laksana kera mendapat bunga
c. Setiap saat kedua pasangan itu bagai api dengan asap
d. Kedua orang itu seperti anjing dengan kucing
e. Adik – kakak itu walaupun berjauhan seperti air dicencang tiada putus



SKL 36
MELENGKAPI PARAGRAF ESAI SASTRA
Esai sastra adalah karangan prosa yang mengupas secara sepintas namun akurat , padat , dan berisi mengenai masalah kesastraan , sni , dan budaya dari sudut pandang penulisnya secara subjektif .
CONTOH SOAL
1. Bacalah paragraf esai berikut ini ! Siapa yang tidak ingin bekerja ? orang tua membiayai anaknya sekolah sampai tingkat tinggi , bahkan kalau mampu , hingga bertitel profesor doktor . Tujuannya , agar dapat bekerja dan mencari nafkah . Akan tetapi , jika si anak sekolahnya gagal , orang tua pasti marah dan kecewa . Bukankah orang tua rela membiayai pendidikan agar aaknya hidup bahagia ? Hal yang diungkapkan dalam kutipan esai tersebut adalah ...
a. Para orang tua menginginkan anak mereka bersekolah agar mudah mendapat pekerjaan .
b. Orang tua pasti marah dan kecewa jika anaknya gagal sekolah .
c. Setiap orang tua pasti ingin anaknya bersekolah dan bertitel .
d. Orang tua rela membiayai pendidikan anaknya agar mencapai gelar yang tinggi.

2. Bacalah petikan esai berikut ! Pasca maraknya sajak – sajak sosial , sejak awal tahun 2000 hingga kini , perpuisian Indonesia kembali pada kemerdekaan masing – masing penyair dalam mencipta . Gaya dan tema sajak – sajak Indonesia mutakhir , seperti dapat kita amati pada rubrik sastra surat kabar , majalah , jurnal puisi serta sebagai kumpulan antologi puisi kembali beragam . Heterogenitas tema dan gaya pengucapan kembali mewarnai perpuisian Indonesia Akhir – akhir ini muncul sajak – sajak naratif yang panjang , seperti banyak dimuat di harian umum . Tetapi sajak – sajak pendek juga tetap muncul di rubik – rubik sastra . selain itu , masih ada kesan yang kuat bahwa tradisi perpuisian Indonesia mutakhir kembali terperangkap dalam orientasi kuantitatif , seperti yang diungkap Budi Darma ketika melihat maraknya buku – buku antologi puisi yang diterbitkan oleh komunitas sastra di tanah air sejak awal 1990 – an . Kesimpulan teks esai di atas adalah ...
a. Kebebasan gaya dan keberagaman tema puisi Indonesia mutakhir .
b. Sajak- sajak naratif yang panjang mewarnai dunia perpuisian Indonesia saat ini
c. Antologi puisi semakin marak di Indonesia
d. Awal tahun 2000 hingga kini dunia perpuisian mengalami perubahan tren
e. Heterogenitas tema dan gaya cerita mewarnai perpuisian Indonesia. Internet
Share this article :

4 comments:

  1. makasih banget artikelnya
    kita di suruh bikin gini juga nih
    jadi sangat membantu
    btw, nice blog ^^

    BalasHapus
  2. @Aisya : Sama2 . Thanks ... ^_^

    BalasHapus
  3. jawaban contoh soal nya mana???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf, saya tidak sempat memberikan jawabannya :(
      selagi maaf, tetapi jika saya sharing tentang soal2 pasti saya sertakan jawabannya. Terim kasih sudah mau mengingatkan :)

      Hapus

Berikan Komentar Anda sesuai etika. No SPAM, No SARA. U comment I Follow

 
Support : Android-Byar | Science-Byar | Your Link
Copyright © 2013. romadhon-byar - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
:)