romadhon-byar

Hal kecil pun bisa menjadi Ilmu.

Contoh Dialog Pengadilan Agama

Tidak ada komentar
Contoh Dialog Pengadilan Agama - Perceraian
Perceraian
Ada sebuah keluarga kecil . Keluarga itu tidak pernah rukun . Karena sang suami selalu melakukan kekerasan dalam rumah tangga . Sang istri sudah tidak kuat dengan perlakuan sang suami . Dan akhirnya sang istri memutuskan untuk bercerai dengan suaminya. Kemudian sang istri mengajukan gugatannya untuk bercerai ke Pengadilan Agama Jakarta Timur. Dan gugatan tersebut diterima oleh Pengadilan Agama , lalu diadakan sidang perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Timur. Di sebuah Pengadilan Agama Jakarta Timur sedang berlangsungnya perceraian dengan kasus KDRT.

Hakim                : Hadirin , Sidang pada hari ini tanggal ………… dibuka ( Tok… Tok… Tok… sambil mengetuk palu ) .Kepada penggugat benarkah anda ingin bercerai?
Penggugat          : Ya , benar saya sudah tidak tahan lagi dengan sikapnya selam ini terhadap saya.
Hakim                : Anda benar – benar yakin atas semua keputusan anda sekarang ?
Penggugat          : ya saya benar – benar yakin .
Hakim                : Apakah anda tidak berniat untuk rujuk ?
Penggugt            : Tidak sama sekali .
Hakim                : Kepada yang tergugat , apakah anda setuju dengan keputusan si penggugat?
Tergugat             : Saya tidak setuju !!!
Hakim                : Apa alasan anda ?
Tergugat             : Alasannya, saya tidak merasa melakukan itu kepadanya.
Pengacara 1       : Maaf, Ketua Hakim ,. Tetapi sudah ada bukti – bukti yang sangat jelas dan nyata bahwa tergugat telah melkukan kekerasan terhadap penggugat.
Hakim                : Bisa anda tunjukkan bukti – bukti yang anda maksudkan ?
Pengacra 1         : Terdapat luka – luka memar yang ada di sekujur tubuh penggugat .
Pengacar 2         : Maaf ketua hakim saya mengelak dengan bukti – bukti tersebut sebab bukti tersebut bisa saja di buat – buat .
Pengacar 1         : Bukti – bukti ini sangat real dengan pernyataan saya tadi . Silakan ketua hakim bertannya kepada saksi untuk memperkuat bukti saya ?
Hakim                : Baik, kepada saksi “ Apakah anda benar melihat kejadian tersebut?
Saksi 1               : Iya , saya melihat kejadian itu , pada saat Ayah sedang emosi dan juga memukuli ibu.
Pengacara 2       : Maaf ketua hakim saya mengelak lagi . Saksi yang dihadirkan penggugt tidak kuat karena saksi tersebut masih dibawah umur dan masih mudah di pengaruhi .
Pengacara 1        : Maaf yang terhormat ketua hakim . saya berani menjamin bahwa yang di ucapkan saksi tersebut itu semua benar .
Pengacara 2        : Maaf yng terhormat…
Hakim                 : ( Mengetuk palu tok … tok … tok … ) cukup – cukup .
Kepada penggugat apakah anda mempunyai saksi selain saksi pertama ?
Pengacara 2        : Ada ketua Hakim . yaitu yang terhormat pembantu rumah tangga mereka.
Hakim                 : Kepada saudari saksi di persilakn memberikan keterangan yang sebenar – benarnya .
Saksi 2                : Assalamualaikum … say bersumpah atas nm allah yang menciptakan bumi dan langit .

Bahwa yang saya ucapkan benar adanya . Yaitu , pada saat saya selesai sholat magrib , saya mendengar ibu menjerit di ruang tengah . Alhasil saya langsung lari dan saya mendapati ibu sedang terjatuh di lantai dengan pipi berdarah . Sedangkan Bapak membawa paksa si kecil salsabila putri mereka.

Hakim                 : Saudara tergugat , apa benar yang di katakana saksi 2?
Tergugat              : Ya , benar ketua hakim . saya benar – benar sangat menyesal sekali dengan sikap ku kepadanya selama ini . Sebenarnya saya tidak menginginkan kejadin ini terjadi .Tetapi kalau ini memang jalan yang terbaik buat kami saya setuju saja untuk bercerai dengannya.
Hakim                 : Hakim memutuskan bahwa permohonan penggugat untuk bercerai dengan suaminya terkabul . ( mengetuk palu tok … tok… tok… ) siding hari ini di tutup ( mengetuk palu tok … tok… tok… )

Tokohnya
Hakim Ketua : Toni
Anggota Hakim : A.romadhon , Andriyani.O , M. Phijar
Penggugat : Nadira
Tergugat : M. Amirudin
Pengacara 1 : Rosiana
Pengacra 2 : Cicih
Saksi 1 : Siti Muftikah
Saksi 2 : Farhana

Tugas Fiqih
MAN 6 Jakarta

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Mengecek Kecepatan BLOG

Tidak ada komentar
Speedometer Blog
Speedometer
Ini berfungsi untuk mengetahui seberapa cepatkah Blog mu itu. Sebagian orang malas membuka web atau Blog yang lama dimuatnya. Biar pengunjung kita tidak merasa kecewa pastikan anda CEK dulu kecepatan Blog atau web kamu di bawah sini.
Kamu tinggal memasukkan alamat Blog atau web anda di bawah sini Max 10 alamat.

Your domain(s): Enter each address on a new line (Maximum 10)




(eg. http://romadhon-byar.blogspot.com)



Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Present Perfect Tense

Tidak ada komentar
Present Perfect Tense
present perfect tense


PRESENT PERFECT TENSE
The Present Perfect Tense expresses the idea that something happened (or never happened) before now, at an unspecified time in the past.  The exact time it happened is not important. If there is a specific mention of time, the simple past tense is used. I saw that movie last night.
Examples:
              >They have moved into a new apartment.
              >Have you ever visited Bali Island?
              >I have already seen that movie.
              >I have never seen snow in Jakarta.

The Present Perfect Tense also expresses the repetition of an activity before now.  The exact time of each repetition is not important.
Examples:
              >We have had four tests so far this semester.
              >I have written my wife a letter every other day for the last two weeks.
              >I have met many people since I came here in June.
              >I have flown on an airplane many times.

The Present Perfect Tense also, when used with for (selama) or since (sejak), expresses a situation that began in the past and continues to the present.  (for + duration of time; since + a particular time).
Examples:
              >She has been here since seven o’clock.
              >Johan has been here for two weeks.
              >My father has had this same pair of shoes for three years.
              >Susy has liked cowboy movies since she was a child.
              >He has known the man for many years.

Note:
The expression have got is common in very informal spoken English. It has the same meaning as have.
Examples:
              >I have got a cold.      has the same meaning as        I have a cold.
              >I have got a new car.             has the same meaning as        I have a new car.

The meaning of have got is present. It has no past form. Have got is not present prefect.
Compare:
              >I have got three letters so far this week (present prefect meaning).
              >I have got a problem (present meaning).

Forms:
              (They, We, I, You)    + Have          + Verb-3
              (He, She, It)              + Has            + Verb-3


EXERCISES
Use the present perfect tense for statement, simple question, and answer. Study the example carefully.
Example:         We (visit) that museum.         à We have visited that museum.
                                                                    à Have we visited that museum?
                                                                    à Yes, we have visited that museum.
                                                                    à No, we haven’t visited that museum.


By: Mr. Wayan _ MAN 6 Jakarta

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Passive Voice

Tidak ada komentar
Passive Voice
passive voice
The following chart illustrates the formation and use of the passive forms of the various verb tenses.

ACTIVE FORMS
PASSIVE FORMS
1. Simple Present
They teach English in high schools.
English is taught  in high schools.
English is not taught  in high schools.
Is English taught  in high schools?
2. Present Continuous
They are teaching English this year.
English is being taught  this year.
English is not being taught  this year.
Is English being taught  this year?
3. Present Perfect
They have taught English for many years.
English has been taught for many years.
English has not been taught for many years
Has English been taught for many years?
4. Past Tense
They taught English last year.
English was taught last year.
English was not taught last year.
Was English taught last year?
5. Past Continuous
They were teaching English when I started school.
English was being taught when I started school.
English was not being taught when I started school.
Was English being taught when I started school?
6. Past Perfect
They had taught English for many years when I started school.
English had been taught for many years when I started school.
English had not been taught for many years when I started school.
Had English been taught for many years when I started school?
7. Future
They will teach English next year.
English will be taught next year.
English will not be taught next year.
Will English be taught next year?
They are going to teach English next year.
English is going to be taught next year.
English is not going to be taught next year.
Is English going to be taught next year?
8. Future Perfect
They will have taught English for three years by next September.
English will have been taught for three years by next September.
English will not have been taught for three years by next September.
Will English have been taught for three years by next September?

By: Mr. Wayan _ MAN 6 Jakarta

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Membuat HTML Encoder/Decoder di Blog

Tidak ada komentar
HTML Encoder/Decoder
HTML Encoder/Decoder
Cara mengubah Code HTML Encoder/Decoder di Blog kamu. Ini juga berguna untuk kamu yang suka memosting Tips - Tips ngeblog . Dengan ini kamu bisa dengan leluasa mengubah HTML Blog kamu.
Silakan masukkan HTML kamu di kotak ini.









Don't remove all link,we must appreciate it

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Magelang

Tidak ada komentar
Lambang Kota Magelang
Lambang Kota Magelang
Magelang is an interesting tourist resort with many attractive old buildings . It is located in Central Java about 45 kilometres north of Yogyakarta . It takes about an hour by bus from Yogyakarta . Puncang , secang a sub-district in Magelang , is one of the populer places for horn carving handicrafts . It is said that most of the people are skilled in this art . More than 35 families actually make their living by carving horns of buffaloes or cows . They normally produce one thousand carvings a day . However this is not a record for a single day . They once received an order for one hundred and forty two thousands combs to be completed within one month . Any kind of horn carving handicraft is displayed at the workshop , where tourists often come to buy souvenirs.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar