Garuda Pancasila - Lambang Negara Indonesia
Garuda Pancasila
Pancasila sebagai ideologi terbuka , artinya adalah nilai dasar pancasila tetap namun penjabarannya dapat dikembangkan secara kreatif dan dinamis sesuai dengan kebutuhan dinamika perkembangan masyarakat Indonesia sendiri . Berdasarkan Tap.MPR No.XVIII/MPR/1998 ditegaskan bahwa dasar negara yang dimaksud mengandung makna ideologi nasional sebagai cita - cita dan tujuan negara .

Nilai instrumental adalah nilai yang merupakan penjabaran dari nilai yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 , jadi bersifat kreatif dan dinamis sebagai arahan untuk kehidupan nyata . Pancasila yang benar dan sah adalah yang termuat dalam pembukaan UUD 1945 alinea keempat . Konsekuensi penerimaan sebagai ideologi terbuka tentunya akan membuat Pancasila selalu mengikuti perkembangan zaman . Ideologi menurut Moerdino adalah suatu rangkaian ide yang selalu terpadu menjadi satu . Maka gagasan - gagasan politik yang timbul dalam hidup bermasyarakat , berbangsa dan bernegara ditata secara sistematis menjadi satu kesatuan yang utuh . Di dalam pancasila terkandung nilai dasar , nilai instrumental , dan nilai praksis.

Nilai Instrumental adalah pelaksanaan dari nilai dasar , yang antara lain terdapat di dalam peraturan perundangan . Nilai Praksis adalah nilai yang sesungguhnya dilaksanakan dalam praktik atau kenyataan . Pancasila sebagai sumber nilai , di mana aparatur negara merupakan penyelenggara nilai - nilai . Karena Pancasila sebagai sumber nilai maka harus dimasyarakatkan dan diamalkan oleh seluruh warga negara . Pemasyarakatan nilai melalui berbagai jalan , antara lain melaui keluarga , sekolah , dan juga melalui masyarakat .

Fungsi dari pancasila bagi negara dan rakyat Indonesia , antara lain sebagai berikut :
a. Pancasila sebagai pandangan hidup negara
b. Pancasila sebagai dasar negara seperti ditegaskan dalam Tap. MPR No.XVIII/MPR/1998 .
c. Pancasila sebagai jiwa bangsa
d. Pancasila sebagai kepribadian bangsa
e. Pancasila sebagai perjanjian luhur
f. pancasila sebagai cita - cita dan tujuan bangsa
g. Pancasila sebagai moral pembangunan
h. Pancasila sebagai paradigma pembangunan
i. Pancasila sebagai paradigma reformasi

Tujuan Reformasi antara lain :
a. Mengatasi krisis ekonomi sesingkat - singkatnya
b. Mewujudkan kedaulatan rakyat dalam seluruh sendi kehidupan
c.Menegakkan hukum berdasarkan nilai - nilai kebenaran dan keadilan
d. Meletakkan dasar - dasar , kerangka , dan agenda reformasi pembangunan agama dan sosial budaya dalam usaha mewujudkan masyarakat yang madani

Semua sikap positif kita terhadap nilai luhur Pancasila tercermin dalam sikap dan tingkah laku sehari - hari . Sebagai warga negara yang baik kita harus melaksanakan sikap positif terhadap nilai - nilai Pancasila di dalam lingkunag keluarga , sekolah , dan masyarakat .

Pendidikan politik sebagai alat untuk mengajarkan dan mendidik masyarakat agar sadar akan nilai - nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat , berbangsa , dan bernegara . Pendidikan politik juga menjadi kewajiban partai politik untuk menyadarkan warga negara agar tahu akan politik , bahwa warga negara Indonesia mempunyai sikap positif terhadap nilai luhur pancasila maka berusaha untuk mengamalkannya . Dalam rangka melestarikan pancasila , setiap warga negara mempunyai tanggung jawab yang sama untuk memasyarakatkan dan membudayakannya . Dalam rangka membudayakan serta memasyarakatkan Pancasila dilalui beberapa jalur , antara lain jalur pendidikan , jalur organisasi massa dan politik , serta jalur media massa .

Faktor pendukung pemasyarakatan Pancasila , antara lain :
1. Diundangkannya Undang - Undang No. 31 Tahun 2002 tentang partai politik
2. Undang - Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
3. Undang - Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers