romadhon-byar

Hal kecil pun bisa menjadi Ilmu.

Kesimpulan dari Tugas

2 komentar
"Kesimpulan dari tugas blog ini adalah saya dapat mengetahui dan secara otomatis saya membaca dan memahami perangkat - perangkat komputer yang jarang sekali di pelajari oleh orang-orang awam. Dengan kata lain saya mendapatkan ilmu pengetahuan secara tidak langsung dari tugas blog ini."

2 komentar :

Poskan Komentar

Perbedaan antara Disket dan USB Flashdisk

Tidak ada komentar
Disket adalah perangkat keras yang berfungsi untuk menyimpan data yang terdiri dari sebuah medium penyimpanan magnetis bulat yang tipis serta lentur dan dilapisi oleh plastik yang berbentuk persegi. Kapasitas Disket pada umumnya adalah 1,44 MB.

USB Flash Disk adalah sebuah perangkat keras yang fungsinya sama seperti disket yaitu untuk menyimpan data. Saat USB Flash Disk sangat populer sekali. Bentuknya yang kecil dan simpel membuat setiap orang (yang butuh) ingin memilikinya. Apa lagi bentuknya sekarang ada yang unik. Kapasitas perangkat keras ini dimulai dari MB hingga GB, tetapi sekarang sudah muncul dengan kapasitas lebih dari GB.

Perbedaan Disket dan USB Flash Disk
  1. Disket tidak simpel sedangkan USB Flashdisk sangat simpel untuk dibawa kemana-mana tanpa repot.
  2. Kapasitas Disket terbatas sedangkan USB Flashdisk berkapasitas sangat besar.
  3. Disket banyak sekali kelemahannya sedangkan USB Flashdisk hanya beberapa saja.
  4. Transfer data pada USB Flashdisk sangat cepat dibandingkan dengan Disket.
  5. Disket butuh banyak ruang pada drivenya sedangkan USB Flashdisk hanya memerlukan Port USB saja.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Floppy Disk dan Flash Disk

Tidak ada komentar
Disket adalah tempat penyimpanan data yang terbuat dari lempengan plastik yang tengah-tengahnya berbentuk bundar yang dimana pada permukaannya dilapisi dengan magnet yang berfungsi sebagai tempat untuk penyimpanan guratan-guratan data dan dibungkus oleh karton yang berbentuk seperti segi empat. Sedangkan Floppy Disk adalah tempat untuk membaca isi dari Disket. Komponen-komponen dari Floppy Disk sebagai berikut:
  1. Write-Protecttab
  2. Hub
  3. Shutter
  4. Plastic Housting
  5. Paper Ring
  6. Magnetic Disk
  7. Disk Sector
Cara Kerja Flash Disk
  • Konektor Flashdisk mempunyai fungsi menghubungkan flashdisk ke port USB yang kemudian diakses oleh Operasi System.
  • Pengontrol penyimpanan memori mempunyai fungsi untuk mengatur dan menyediakan penghubung ke flashdisk yang mempunyai tugas menstabilkan perangkat.
  • Point Test bekerja selama perangkat (flashdisk) mengirim serta mengecek kode ke microprosessor komputer.
  • Perangkat ini (flashdisk) dapat menghasilkan 12 MHz dari perangkat utama.
  • Lampu Indikator (jika ada) berfungsi untuk mengetahui flashdisk bekerja atau tidak.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Magnetic Tape

Tidak ada komentar
Magnetic Tape - gambar by banjarbanua[dot]blogspot[dot]com - www[dot]romadhon-byar[dot]com
Magnetic Tape
Magnetic Tape adalah suatu media penyimpanan data yang biasa digunakan untuk komputer yang berjenis mini atau biasa disebut dengan mainframe. Tape ini juga biasa dipakai sebagai alat input maupun output yang dimana informasi yang dimasukkan ke CPU dari tape dan informasi yang diambil dari CPU lalu disimpan pada tape yang lainnya. Panjang pada Magnetic Tape umumnya adalah 2400 feet dan lebarnya ½ inch serta tebalnya hanya 2 mm.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Perbedaan CD-Rom, DVD Rom dan Blu-Ray

Tidak ada komentar
CD (Compact Disc) adalah media yang berfungsi untuk tempat penyimpanan data dalam bentuk piringan kompak dari jenis piringan optik. Ukuran data yang dapat disimpan pada media ini adalah 700 MB (standarnya). Biasanya CD bisa dibaca lewat CD-ROM (Compact Disc - Read Only Memory). CD-ROM sendiri adalah sebuah hardware yang berfungsi hanya untuk membaca file yang terdapat pada CD saja. Sekarang CD-ROM bukan hanya dapat membaca CD saja, tetapi juga bisa menulis pada CD tersebut, hanya saja pada CD-RW saja.

DVD-ROM adalah perangkat keras yang mampu membaca kepingan CD dan juga mampu membaca isi kepingan DVD, tetapi DVD-ROM dapat hampir semua jenis CD dan DVD kecuali DVD-RAM yang biasanya membutuhkan Drive DVD-RW (RW = Read Write).

Blu-ray adalah sebuah format cakram optik yang berfungsi untuk penyimpanan media digital. Blu-ray sendiri diambil dari laser biru dan ungu yang biasa digunakan untuk membaca serta menulis cakram jenis seperti ini. Blu-ray dapat menyimpan data lebih banyak dari pada DVD maupun CD, karena panjang gelombang dari laser biru-ungu yang dipakai hanya 405 nm (nanometer) yang dimana lebih pendek dibandingkan dengan laser merah. Panjang gelombang DVD hanya 650 nm.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Perkembangan USB tahun 1996, 2000 dan 2010

Tidak ada komentar
usb logo - gambar by Eritristiyanto[dot]wordpress[dot]com - www[dot]romadhon-byar[dot]com
USB Logo
Universal Serial Bus atau biasa disebut dengan USB adalah sebuah jalur koneksi serial elektronik yang diciptakan dengan tujuan untuk menghubungkan segala macam device yang bersifat eksternal. Sejarah awal USB dimulai pada tahun 1996. Pada tahun ini, diperkenalkan USB versi 1.0 untuk media penyimpanan eksternal yang berukuran kecil serta bisa dibawa kemana-mana dan memasang device tersebut melalui post USB.

Lalu pada tahun 2000 keluarlah USB versi 2.0 dengan kecepatan 480 Mbits/s yang diluncurkan pada bulan april dan USB versi ini menggunakan standar dari USB-IF (implementers Forum) pada akhir tahun 2001. Beberapa perusahaan besar yang mengembangkan USB 2.0 ini antara lain:
  1. Hewlett - Packard
  2. Intel
  3. LSI Corporation
  4. Microsoft
  5. NEC
  6. Philips
Selanjutnya pada awal tahun 2010 USB Flash Drive 3.0 dengan kecepatan 3.200 Mbits/S serta kapasitas mulai dari 16 GB smapai 256 GB diperkenalkan. Uniknya, USB versi 3.0 ini juga mendukung versi sebelumnya, dengan artian bahwa konektornya juga bisa digunakan untuk USB versi 2.0 yang dimana biasa dikenal dengan nama "Backward Compability".

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Komponen - Komponen Harddisk

Tidak ada komentar
Komponen - komponen harddisk - editan by www[dot]romadhon-byar[dot]com - gambar by trismaoktavia.wordpress[dot]com
Komponen harddisk
Komponen - komponen harddisk adalah komponen - komponen yang sangat penting dalam harddisk, jika salah satu dari komponen - komponen tersebut rusak maka harddisk tidak dapat bekerja secara maksimal atau bisa dikatakan harddisk tersebut rusak. Berikut komponen - komponen yang penting pada sebuah harddisk:
  1. Platter atau dalam bahasa indonesianya piringan logam hitam ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan data. Komponen ini berbentuk bulat yang merupakan cakram padat dan memiliki pola - pola magnetis pada sisi - sisi permukaannya. Di dalam piringan tersebut terdapat beberapa track dan beberapa sector yang dimana track & sector tersebut adalah tempat penyimpanan data serta serta file OS.
     
    kenapa jika harddisk diformat kapasitasnya tidak sama dengan aslinya?
    "Harddisk yang berkapasitas 200 GB bila di format maka kapasitasnya tidak sampai 200 GB. Kenapa ini bisa terjadi? Karena harus ada track dan sector yang dipakai untuk menyimpan ID pengenal dari formatting harddisk tersebut." 

  2. Spindle adalah komponen hardidsk yang merupakan suatu poros untuk meletakkan Platter. Pada poros ini memiliki sebuah penggerak yang berfungsi untuk memutar pelat haddisk yang disebut dengan Spindle motor. Komponen inilah yang mempunyai peranan dalam menentukan kualitas harddisk karena semakin cepat putaran-nya maka semakin bagus kualitas Harddisk-nya.

  3. Head adalah komponen harddisk yang mempunyai fungsi untuk membaca data pada permukaan pelat dan merekam informasi ke dalamnya. Setiap pelat harddisk memiliki 2 buah head. Yang satu di permukaan dan satunya lagi dibawah permukaan.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Ukuran Harddisk yang biasa digunakan

Tidak ada komentar
harddisk - www[dot]romadhon-byar[dot]com - gambar by trismaoktavia.wordpress[dot]com
Harddisk
Harddisk adalah komponen yang sangat vital pada perangkat komputer, baik itu desktop maupun Notebook. Harddisk berfungsi sebagai tempat penyimpanan data di dalam komputer yang secara permanen selama harddisk tersebut tidak rusak, baik itu fisik harddisk maupun data system komputer itu sendiri.

Tanpa harddisk komputer tidak ada gunanya sama sekali. Harddisk mempunyai satuan kapasitas penyimpanan yang biasa disebut dengan Byte. Semakin besar kapasitas Harddisk semakin banyak pula data yang dapat ditampung. Adapun beberapa ukuran disk yang biasa digunakan adalah sebagai berikut:
  1. 5.25" (130 mm atau 5.12 inches)
  2. 2.5"
  3. 3.5 (95 mm atau 3.74 inches)
  4. 1.8
Untuk komputer desktop dan beberapa komputer portable digunakan disk yang berukuran 3.5". Sedangkan disk 2.5" biasa digunakan komputer portable dan notebook.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar